Kemenhub Siapkan Rp 4,39 Triliun untuk Subsidi Transportasi Daerah 3T

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus reot menjadi trasnportasi di 3T masih tradisional (ilustrasi dibikin ai-rentak.id)

Bus reot menjadi trasnportasi di 3T masih tradisional (ilustrasi dibikin ai-rentak.id)

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi mendapatkan tambahan pagu anggaran sebesar Rp 2,74 triliun untuk tahun anggaran 2025. Penambahan ini disetujui dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Kemenhub di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis (4/9/2025). Dengan tambahan tersebut, pagu efektif Kemenhub naik dari Rp 26,76 triliun menjadi Rp 29,50 triliun.

Menurut Djoko Setijowarno, akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, tambahan anggaran ini sebaiknya diprioritaskan untuk memperkuat subsidi transportasi dan meningkatkan program keselamatan.

“Subsidi ini penting untuk memastikan layanan transportasi tetap terjangkau, terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar),” ujar Djoko, Sabtu (6/9/2025).

Pada tahun anggaran 2024, pemerintah telah mengalokasikan Rp 4,39 triliun untuk subsidi transportasi di berbagai sektor. Berikut rincian alokasi dan sektor yang menjadi prioritas:

1. Transportasi Darat – Rp 1,49 Triliun

Angkutan Bus Perintis:

357 trayek angkutan jalan – Rp 212,28 miliar

35 trayek angkutan antarmoda – Rp 63,9 miliar

6 lintasan angkutan barang – Rp 22,2 miliar

Angkutan Penyeberangan:

270 lintasan penyeberangan perintis – Rp 622,6 miliar

2 lintasan Long Distance Ferry – Rp 18 miliar

Angkutan Perkotaan:

10 kota layanan angkutan perkotaan – Rp 500 miliar

Dukungan untuk transportasi di kawasan IKN – Rp 50 miliar

2. Transportasi Udara – Rp 750 Miliar

Penerbangan Perintis:

44 rute kargo – Rp 108,40 miliar

264 rute penumpang – Rp 588,48 miliar

Subsidi BBM:

10.842 drum BBM penerbangan penumpang – Rp 31,95 miliar

1.583 drum BBM kargo – Rp 7,23 miliar

3. Transportasi Laut – Rp 1,95 Triliun

39 lintasan Tol Laut

105 trayek perintis laut

6 trayek kapal ternak

4. Perkeretaapian – Rp 209,09 Miliar

Subsidi untuk 8 lintas kereta perintis di berbagai wilayah. Djoko juga menyoroti pentingnya penguatan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Menurutnya, anggaran KNKT tidak seharusnya dipangkas dalam rangka efisiensi. Bahkan, ia mengusulkan agar KNKT dipisahkan dari struktur Kemenhub, seperti halnya BMKG dan Basarnas, agar lebih independen dalam menjalankan tugasnya.

Dengan adanya penambahan anggaran dan subsidi ini, pemerintah berharap akses transportasi di wilayah 3T semakin merata dan terjangkau. Hal ini diharapkan dapat memperlancar pergerakan orang dan barang, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah terpencil.

“Subsidi transportasi bukan sekadar bantuan keuangan, tetapi juga wujud kehadiran negara dalam memastikan konektivitas dan pemerataan pembangunan,” tegas Djoko.

Penulis : regardo sipiroko

Editor : lazir

Berita Terkait

Akses Terputus Akibat Longsor, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Jalur Pameu-Geumpang
AHY Dorong Proyek Kereta Api Luar Jawa, Targetkan 14.000 Km untuk Pemerataan Pembangunan
Reaktivasi Jalur KA Kedungjati–Tuntang Dinilai Strategis, Dorong Ekonomi dan Pariwisata Jawa Tengah
91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama
KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas
Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya
Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!
Transportasi Publik Jadi Kunci Hadapi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Berbenah Cepat

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 08:05 WIB

Akses Terputus Akibat Longsor, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Jalur Pameu-Geumpang

Kamis, 23 April 2026 - 10:37 WIB

AHY Dorong Proyek Kereta Api Luar Jawa, Targetkan 14.000 Km untuk Pemerataan Pembangunan

Kamis, 23 April 2026 - 08:57 WIB

Reaktivasi Jalur KA Kedungjati–Tuntang Dinilai Strategis, Dorong Ekonomi dan Pariwisata Jawa Tengah

Senin, 13 April 2026 - 08:13 WIB

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama

Rabu, 8 April 2026 - 12:14 WIB

KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Hiburan

Irma Darmawangsa Persiapkan Pernikahan

Jumat, 24 Apr 2026 - 20:56 WIB