CHANDI 2025 di Bali: Menteri Kebudayaan Ajak Dunia Jadikan Budaya sebagai Alat Perdamaian

- Penulis

Rabu, 3 September 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rangkaian acara Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy, and Innovation (CHANDI) 2025. (dok. rentak.id)

rangkaian acara Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy, and Innovation (CHANDI) 2025. (dok. rentak.id)

BALI – Kementerian Kebudayaan resmi membuka rangkaian acara Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy, and Innovation (CHANDI) 2025 melalui jamuan makan malam (Welcome Dinner) di Hotel The Meru, Sanur, Bali, Senin (1/9/2025).

Acara ini menjadi awal konferensi budaya internasional yang diikuti delegasi dari 39 negara serta para pemimpin daerah dari seluruh provinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Fadli menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan. Ia menegaskan bahwa CHANDI 2025 diharapkan menjadi forum strategis untuk memperkuat kerja sama lintas negara, meningkatkan pemahaman antarbudaya, serta membuka peluang baru dalam kreativitas dan inovasi.

“Kehadiran kita menegaskan komitmen kolektif untuk menjadikan budaya sebagai kekuatan pemersatu di tengah perubahan dunia yang penuh tantangan dan dinamika geopolitik,” ujar Menteri Fadli.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh delegasi memanfaatkan budaya sebagai alat perdamaian dan pendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Budaya bukan hanya identitas, tetapi juga solidaritas, kreativitas, dan resiliensi. Melalui CHANDI 2025, Indonesia mengajak semua bangsa menata ulang diplomasi budaya untuk perdamaian, melestarikan warisan dengan inovasi, dan memperkuat ekonomi kreatif,” tambahnya.

Mengusung tema “Culture for the Future”, CHANDI 2025 menghadirkan rangkaian agenda internasional, mulai dari pertemuan para Menteri Kebudayaan, diskusi panel, seminar bersama UNESCO, lokakarya, networking events, hingga kunjungan lapangan. Puncaknya akan ditandai dengan lahirnya Deklarasi Budaya Bali 2025, yang meneguhkan komitmen bersama menjaga warisan budaya sekaligus mendorong kreativitas global.

Acara Welcome Dinner turut dimeriahkan penampilan seni Bali seperti Tari Panyembrahma, Tari Oleg Tambulilingan, dan Kecak Fire Dance, yang memukau para delegasi.

Sejumlah tokoh dunia hadir dalam jamuan tersebut, di antaranya Menteri Dalam Negeri dan Warisan Budaya Zimbabwe Kazembe Kazembe, Menteri Kebudayaan Singapura David Neo Chin Wee, Menteri Kebudayaan Suriah Mohammad Yassin Saleh, Wakil Menteri Kebudayaan Yordania Nidal Ibrahim Mohammad Al-Ahmad, hingga perwakilan dari Fiji, Iran, dan Venezuela. Dari Indonesia, hadir pula Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Sekjen Bambang Wibawarta, serta jajaran pejabat eselon Kementerian Kebudayaan.

Menutup sambutannya, Menteri Fadli menekankan pentingnya menjadikan CHANDI 2025 sebagai tonggak kolaborasi global.

“Semoga kita dapat terus memperkuat ikatan persahabatan, merayakan keberagaman, dan menginspirasi generasi mendatang untuk melanjutkan semangat kerja sama melalui budaya,” tutupnya.

Penulis : amanda az

Editor : reni diana

Berita Terkait

Kebun Hantu Hadir di TIM, Mengungkap “Hantu” yang Tersimpan dalam Tubuh Aktor
Candi Batujaya Karawang Jangan Terbengkalai, DPR Dorong Pengembangan Wisata 3A
Revitalisasi Keraton Surakarta Dimulai, 13 Kawasan Jadi Sasaran Penataan
Restorasi Besar Candi Prambanan Disiapkan, 218 Candi Perwara Masih Runtuh
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok Hanguskan 167 Bangunan, Keris dan Naskah Kuno Ikut Musnah
Fadli Zon Ajak Anak Indonesia Lestarikan Permainan Tradisional di Hari Anak Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Kebun Hantu Hadir di TIM, Mengungkap “Hantu” yang Tersimpan dalam Tubuh Aktor

Senin, 28 September 2026 - 11:16 WIB

Candi Batujaya Karawang Jangan Terbengkalai, DPR Dorong Pengembangan Wisata 3A

Jumat, 25 September 2026 - 14:01 WIB

Revitalisasi Keraton Surakarta Dimulai, 13 Kawasan Jadi Sasaran Penataan

Rabu, 9 September 2026 - 07:51 WIB

Restorasi Besar Candi Prambanan Disiapkan, 218 Candi Perwara Masih Runtuh

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Berita Terbaru