RENTAK.ID – Tim pemenangan calon Kepala Desa Sukadanau, H. Ruslani, SH., yang tergabung dalam Gerakan Pendukung Ruslani (GEMPHAR), menggelar santunan anak yatim dan lomba tahfiz Al-Qur’an di Dusun 3, Kampung Cikedokan, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memeriahkan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Warga Sukadanau Maju dan Sejahtera.”
Selain menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat, kegiatan tersebut diisi dengan lomba tahfiz Al-Qur’an serta pemberian santunan kepada anak yatim dan piatu.
Ketua GEMPHAR, Arman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi sekaligus ibadah bersama masyarakat Sukadanau.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan sosok H. Ruslani kepada masyarakat sebagai calon Kepala Desa Sukadanau periode 2026–2034.
“Ini merupakan rangkaian silaturahmi dan ibadah untuk warga masyarakat Sukadanau. Kami ingin masyarakat mengenal calon kepala desanya, bahwa H. Ruslani siap mengabdi kepada seluruh masyarakat Sukadanau dari berbagai kalangan,” ujar Arman.
Sementara itu, Ruslani, dalam sambutannya berharap kegiatan santunan dan lomba tahfiz Al-Qur’an dapat dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat mendorong lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an di wilayah Sukadanau.
“Mudah-mudahan kegiatan ini terus berjalan setiap tahunnya dan dapat mencetak hafiz dan hafizah yang ada di Desa Sukadanau,” kata H. Ruslani.
Panitia pelaksana, Ustaz Romli, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi program yang berkelanjutan, khususnya dalam kegiatan santunan anak yatim dan lomba tahfiz Al-Qur’an.
“Terima kasih atas terselenggaranya acara lomba tahfiz Al-Qur’an di Dusun 3, Kampung Cikedokan, Desa Sukadanau. Mudah-mudahan acara ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi program berkelanjutan,” ujar Romli.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 66 anak yatim dan piatu menerima santunan, sementara 56 peserta hafiz dan hafizah mengikuti lomba tahfiz Al-Qur’an.
Romli mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara GEMPHAR dan masyarakat setempat.
Kegiatan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, relawan GEMPHAR, pengurus RW, serta pengurus RT setempat.
Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap semangat kepedulian sosial, kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta kebersamaan masyarakat Sukadanau dapat terus terjaga.(jks/ami)












