DPR Bahas Usulan Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Nasim Khan: Saya Hanya Menyerap Aspirasi

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasim Khan (dok. rentak.id)

Nasim Khan (dok. rentak.id)

JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan, angkat bicara soal usulannya terkait penyediaan gerbong khusus bagi penumpang yang merokok di kereta api. Ia menegaskan bahwa pernyataannya bukan untuk membela industri rokok, melainkan bentuk kepeduliannya terhadap aspirasi masyarakat.

“Saya memahami concern dan kritik sebagian publik terkait usulan ini. Saya juga meminta maaf jika pernyataan saya dalam RDP menimbulkan polemik dan menyinggung pihak yang peduli dengan isu antirokok,” kata Nasim Khan, Jumat (22/8/2025).

Menurutnya, gagasan gerbong khusus merokok muncul dari keluhan para penumpang kereta yang merasa tidak memiliki ruang untuk menyalurkan kebutuhannya.

“Sebagai anggota DPR, tugas saya adalah menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat. Usulan ini muncul dari keluhan penumpang perokok yang merasa tidak terakomodasi. Saya bukan sedang membela rokok, tetapi ingin mencari titik temu agar hak dan kenyamanan semua penumpang tetap terjaga,” jelasnya.

Nasim Khan menjelaskan, di banyak fasilitas publik sebenarnya masih tersedia smoking room yang dibuat terisolasi dengan sistem ventilasi modern. Hal itu, kata dia, bisa menjadi pertimbangan dalam dunia transportasi.

“Faktanya, di lapangan masih ada penumpang yang merokok sembunyi-sembunyi di toilet atau sambungan gerbong. Itu justru lebih berbahaya. Dengan adanya ruang khusus, bisa lebih aman dan tertib,” ujarnya.

Meski begitu, Nasim Khan menegaskan tetap menghormati aturan hukum yang berlaku. “Saya sepenuhnya menghormati keputusan KAI dan Kemenhub yang menegaskan kereta sebagai kawasan tanpa rokok. Usulan ini bisa saja ditinjau sebagai wacana jangka panjang atau bahkan diuji coba di beberapa rute jarak jauh,” katanya.

Politisi asal Jawa Timur itu juga menegaskan dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan industri rokok. “Saya bukan antek pabrik rokok, tidak punya afiliasi dengan industri rokok, apalagi mendapat keuntungan dari pebisnis rokok. Usulan soal gerbong merokok murni soal kepedulian kepada sebagian warga Indonesia, khususnya penumpang kereta yang merokok. Berdasarkan survei WHO 2021, jumlah perokok di Indonesia mencapai 70,2 juta orang atau 34,5% orang dewasa,” tegas Nasim Khan.

Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya dukungan terhadap petani tembakau. “Saya selama ini selalu punya perhatian dan mendukung petani tembakau Indonesia. Mereka butuh dibantu agar kehidupannya lebih baik,” tambahnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

BULOG Bagikan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026, Bantu Ringankan Beban Buruh
AHY Dorong Percepatan Flyover dan Underpass untuk Atasi Perlintasan Rawan di Bekasi
KSPI Alihkan Aksi May Day 2026 ke Monas Usai Bertemu Presiden Prabowo
ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI
Kemnaker Perkuat Kompetensi Mahasiswa Polteknaker Hadapi Transformasi Digital dan Peluang Green Jobs 2026
Barantin Perkuat Laboratorium Karantina Hewan, Jamin Keamanan Pangan Nasional 2026
Penataan Pulau Penyengat Kian Digenjot, Destinasi Wisata Budaya Melayu di Kepri Makin Tertata

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:19 WIB

BULOG Bagikan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026, Bantu Ringankan Beban Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 11:34 WIB

AHY Dorong Percepatan Flyover dan Underpass untuk Atasi Perlintasan Rawan di Bekasi

Rabu, 29 April 2026 - 13:56 WIB

KSPI Alihkan Aksi May Day 2026 ke Monas Usai Bertemu Presiden Prabowo

Selasa, 28 April 2026 - 18:53 WIB

ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya

Selasa, 28 April 2026 - 10:44 WIB

Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI

Berita Terbaru