Menaker Dorong Sinergi Lintas Pihak Perluas Jamsostek Pekerja Informal

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya sinergi lintas pihak dalam memperluas cakupan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek), khususnya bagi pekerja informal yang hingga kini masih minim perlindungan.

“Baru sekitar 11,99 persen pekerja informal yang terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Padahal, perlindungan sosial bukan beban, melainkan kebutuhan mendasar bagi setiap pekerja,” ujar Yassierli dalam Public Expose BPJS Ketenagakerjaan bersama Laznas dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) di Kemnaker, Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Ia menyebut hambatan utama pekerja informal meliputi skema iuran yang belum fleksibel, rendahnya literasi, dan minimnya insentif untuk mendaftar mandiri. Pemerintah menargetkan cakupan Jamsostek mencapai 99,5 persen pada 2045, sejalan dengan visi Universal Social Protection.

Menurutnya, perlu ada kolaborasi multipihak melibatkan pemerintah daerah, asosiasi, serikat pekerja, hingga UMKM. Yassierli juga menekankan pentingnya digitalisasi layanan, termasuk pendaftaran dan pembayaran iuran melalui QRIS maupun dompet digital.

“Kolaborasi lintas sektor adalah kunci. Pemerintah berkomitmen menghadirkan perlindungan yang cepat, santunan yang tepat, dan layanan yang mudah diakses agar kepercayaan masyarakat terhadap sistem jaminan sosial semakin meningkat,” jelasnya.

Menaker berharap model kolaborasi yang sedang dibangun dapat berkembang menjadi gerakan nasional, sehingga perlindungan jaminan sosial benar-benar dirasakan seluruh pekerja, termasuk di sektor informal.(***)

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya
Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi
Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Berita Terbaru