Kemenko Polkam: PSU Papua Harus Tuntas dan Sesuai Aturan

- Penulis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persiapan PSU di Papua (dok.rentak.id)

Persiapan PSU di Papua (dok.rentak.id)

JAYAPURA – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) menegaskan bahwa pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Provinsi Papua harus berjalan secara tuntas dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Hal ini disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam, Mayjen TNI Heri Wiranto, usai menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan PSU di Jayapura, Senin, (4 /8/2025). Rakor tersebut digelar atas arahan langsung Menko Polhukam Budi Gunawan.

“Kami berharap kesiapan yang disampaikan oleh penyelenggara pemilu, termasuk pemerintah daerah, dapat benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaan PSU mulai 6 Agustus hingga seluruh proses selesai,” kata Heri, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pemantau PSU Kemenko Polhukam.

Heri menekankan pentingnya kesiapan teknis, terutama dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, terkait distribusi logistik dan pengelolaan anggaran. Ia menyebutkan bahwa anggaran dari pemerintah daerah telah tersedia sejak sebulan lalu. Selain itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga telah mulai menjalankan tugas pengawasan di lapangan.

Di sektor keamanan, Heri memastikan aparat TNI dan Polri siap mengamankan seluruh proses PSU. Polda Papua, dalam rakor tersebut, melaporkan bahwa titik-titik rawan telah dipetakan dan langkah mitigasi telah disiapkan.

“Potensi kerawanan sudah dibahas dan diantisipasi. Tentu kita berharap semua pihak yang terlibat dalam PSU menjalankan tugas sesuai aturan. Jangan sampai ada hal-hal yang bisa mencederai proses demokrasi,” ujarnya.

Heri menegaskan bahwa keberhasilan PSU menjadi bagian penting dari komitmen nasional untuk menjaga kualitas demokrasi, khususnya di Papua. “Kita bertekad bahwa PSU di Papua ini harus tuntas,” katanya menutup pernyataan.

Rakor tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Penjabat Gubernur Papua, Wakapolda Papua, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, serta Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Papua.

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

AHY Tekankan Konsolidasi Demokrat di Musda Jateng, Target Rebut Kemenangan Pemilu 2029
Megawati Soekarnoputri Hadiri Peringatan 71 Tahun Konferensi Asia Afrika di Sekolah Partai PDIP
Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump
DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara
Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa Saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah
Megawati Terima Gelar Doktor Kehormatan di Princess Naurah University Arab Saudi
Megawati Hadiri Zayed Award 2026, Basarah Soroti Diplomasi Kemanusiaan Indonesia
Masuk Board of Peace, Prabowo Dinilai Jalankan Strategi Berisiko demi Palestina Merdeka

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:59 WIB

AHY Tekankan Konsolidasi Demokrat di Musda Jateng, Target Rebut Kemenangan Pemilu 2029

Sabtu, 18 April 2026 - 13:48 WIB

Megawati Soekarnoputri Hadiri Peringatan 71 Tahun Konferensi Asia Afrika di Sekolah Partai PDIP

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:37 WIB

Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:05 WIB

DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:21 WIB

Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa Saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah

Berita Terbaru