JAKARTA – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengapresiasi inovasi yang ditampilkan dalam program Blue Innovation Startup Acceleration (BISA) yang digelar di Operational Room Kemendes PDT. Didampingi Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria, Yandri menyebut inovasi-inovasi tersebut sangat potensial diterapkan di desa-desa, terutama wilayah pesisir dan daerah tertinggal.
“Jumlah desa pesisir di Indonesia hampir 20 persen dari total 75 ribu desa. Dan 30 persen dari desa pesisir itu masih tergolong tertinggal,” ujar Mendes Yandri dalam sambutannya, Kamis (17/7/2025)
Ia menyoroti sejumlah inovasi yang dinilai dapat mendorong transformasi desa, seperti pemanfaatan kepala ikan menjadi biostimulan, jaring bekas menjadi pumping block, produksi perahu listrik, hingga pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomis.
“Inovasi ini sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto: membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” tegasnya.
Kemendes PDT berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap inovasi-inovasi BISA. Program ini juga akan dikolaborasikan dengan 12 Aksi Bangun Desa, seperti Koperasi Desa Merah Putih, penguatan BUMDesa, swasembada energi, dan hilirisasi produk pesisir.
Yandri menambahkan, pihaknya akan mengunjungi langsung lokasi implementasi inovasi sebagai bentuk dukungan terhadap para inovator. Beberapa proyek akan dijadikan pilot project dan direplikasi ke wilayah lain.
Dirjen PPDT: Solusi Inklusif dan Kolaboratif
Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) Samsul Widodo menyampaikan bahwa program BISA merupakan wadah mengenalkan solusi, inovasi, dan praktik terbaik ekonomi kelautan yang relevan dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini diharapkan jadi alternatif dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat untuk membangun desa sesuai amanat Asta Cita ke-6,” ujarnya.
Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan kementerian dan lembaga strategis seperti Kemenko Perekonomian, Kemendagri, Bappenas, dan Kemenlu. Hadir pula Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Gerny, Head of Nature, Climate and Energy UNDP Indonesia Aretha Aprilia, dan Direktur BISA William Hendra.
Turut mendampingi Mendes Yandri, Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid dan jajaran pejabat tinggi Kemendes PDT.
Penulis : lazir
Editor : ameri













