Bersama Raffi Ahmad, Wamen P2MI Ingatkan CPNS untuk Jaga Integritas dan Bijak di Medsos

- Penulis

Senin, 30 Juni 2025 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, mengingatkan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kementerian P2MI untuk selalu menjaga integritas dimanapun mereka berada.

Penekanan integritas ini disampaikan Wamen Christina agar CPNS yang akan ditempatkan, baik di kantor pusat maupun di Badan Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) di daerah menjadi tangguh dan terhindar dari perilaku korupsi.

“Yang pertama harus menjaga integritas, karena akan banyak tantangan yang mereka temui. Tentunya siap menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin,” tegasnya usai Penutupan Orientasi dan Penyerahan Surat Keputusan Penempatan CPNS Kementerian P2MI.

Selain integritas, Wamen Christina juga mengingatkan CPNS KemenP2MI soal jejak digital dan menjaga sikap di media sosial (medsos).

“Sehingga harus benar-benar bijak disikapi soal menggunakan medsos,” ungkapnya.

Sementara itu, Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, mengingatkan ratusan CPNS Kementerian P2MI untuk selalu mengedepankan adab dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Di mana pun, ilmu pendidikan itu penting, tapi yang paling penting, ilmu kehidupan. Adab nomor satu. Sopan sama senior dan yang lebih tua,” katanya.

Raffi Ahmad menambahkan, aparatur sipil negara merupakan pilar utama dalam pelayanan publik dan pelaksanaan kebijakan negara.

“Karena kalian adalah wajah bangsa, jadi jangan bikin malu negara, keluarga dan diri sendiri,” katanya.

“CPNS harus cepat beradaptasi, cepat belajar, bekerja sama, inovatif dan yang paling penting jujur,” pungkas Raffi Ahmad.(fhm)

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri
Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah
Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media
WFH Diterapkan, Barantin Tetap Tancap Gas: Ribuan Sertifikat Karantina Terbit Tanpa Hambatan
May Day 2026: Buruh Turun ke DPR, Tolak Seremoni dan Desak UU Ketenagakerjaan Baru

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Rabu, 15 April 2026 - 11:47 WIB

Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman

Selasa, 14 April 2026 - 08:31 WIB

Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN

Senin, 13 April 2026 - 16:26 WIB

Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri

Senin, 13 April 2026 - 08:21 WIB

Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB