1.500 Peserta Magang Dilepas Menaker ke Luar Negeri, Ini Pesan Penting Yassierli

- Penulis

Jumat, 18 April 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli memberikan pesan inspiratif kepada 1.500 peserta program magang luar negeri yang dilepas secara resmi di Kawasan Industri MM2100, Cikarang, Bekasi (dok. kemnaker)

Menaker Yassierli memberikan pesan inspiratif kepada 1.500 peserta program magang luar negeri yang dilepas secara resmi di Kawasan Industri MM2100, Cikarang, Bekasi (dok. kemnaker)

BEKASI – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan pesan inspiratif kepada 1.500 peserta program magang luar negeri yang dilepas secara resmi di Kawasan Industri MM2100, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/4/2025).

Dalam sambutannya, Menaker mendorong para peserta untuk menjadikan pengalaman tersebut sebagai batu loncatan untuk memperluas wawasan dan mengembangkan potensi diri.

“Adik-adik, manfaatkan waktu yang ada. Gunakan kesempatan ini untuk terus mengembangkan diri,” ujar Yassierli di hadapan para peserta yang akan diberangkatkan melalui program magang yang difasilitasi oleh PT Megapolis Manunggal Industrial Development (MMID).

Dalam kesempatan tersebut, Menaker turut membagikan pengalamannya saat tinggal di Amerika Serikat selama enam tahun. Ia mengaku memanfaatkan waktu itu untuk mempelajari berbagai hal baru yang membentuk pola pikir dan keterampilannya hingga hari ini.

“Bagi saya, itu adalah kesempatan yang mahal untuk belajar apa pun. Maka penting untuk memiliki growth mindset, yaitu keberanian untuk terus belajar hal baru, mengeksplorasi tanpa takut salah, tanpa takut dianggap bodoh, karena semua orang memulai dari nol,” ungkapnya penuh semangat.

Tak hanya soal pengembangan diri, Menaker juga menekankan pentingnya menjaga nama baik bangsa selama berada di luar negeri. Ia mengingatkan bahwa setiap peserta membawa identitas Indonesia dan sekaligus menjadi duta bangsa di mata dunia.

“Jaga akhlak dan perilaku. Tunjukkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang santun dan pekerja keras. Dengan begitu, kalian membuka peluang bagi adik-adik kalian untuk mengikuti jejak yang sama di masa depan,” pesannya.

Program magang ke luar negeri, menurut Yassierli, merupakan bagian dari strategi besar Kementerian Ketenagakerjaan dalam peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia. Program ini dijalankan melalui kolaborasi antara Balai Latihan Kerja (BLK), lembaga pelatihan kerja swasta, dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Modelnya bisa dari SMK langsung dikirim, atau melalui pelatihan terlebih dahulu di balai pelatihan dan lembaga pelatihan kerja, lalu diberangkatkan. Semuanya dalam konteks pengembangan kompetensi melalui magang luar negeri,” jelas Yassierli.

Ia juga menambahkan, setelah menyelesaikan masa magang, para peserta memiliki dua opsi: kembali ke tanah air untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah didapat, atau melanjutkan karier di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kompeten dan profesional. ***

Penulis : lazir

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya
Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi
Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Berita Terbaru