JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghadiri acara Buka Bersama Fraksi Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Minggu (16/3/2025).
Acara yang berlangsung dalam suasana Ramadan yang penuh berkah ini menjadi momentum bagi AHY untuk menegaskan komitmen partainya dalam mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam sambutannya, AHY mengingatkan pentingnya memahami dinamika global, termasuk geopolitik dan ekonomi, yang turut berdampak pada Indonesia.
Ia menekankan bahwa perubahan dan tantangan yang terjadi harus disikapi dengan bijak oleh pemerintah, sekaligus menjadi perhatian bagi Partai Demokrat dalam menjalankan peran di parlemen.
“Kita semua harus terus mengikuti perkembangan dunia. Berbagai dinamika yang terjadi memberikan arah bagi pemerintah dalam merespons tantangan hari ini. Partai Demokrat juga harus mampu mengikuti perkembangan tersebut,” ujar AHY.
Dukung Kebijakan Pro Rakyat
AHY menegaskan harapannya agar Fraksi Partai Demokrat terus menyuarakan aspirasi rakyat dan mengawal kebijakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap kebijakan yang berpihak kepada rakyat harus didukung sepenuhnya.
“Jika ada kebijakan yang sangat berpihak pada rakyat, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mendukungnya,” tegas AHY.
Namun, ia juga mengingatkan pentingnya tetap kritis dan rasional dalam menilai kebijakan pemerintah. Partai Demokrat, menurutnya, harus menjadi oposisi yang konstruktif dalam mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kita harus menunjukkan bahwa Demokrat adalah partai yang kritis tetapi tetap konstruktif. Kita ingin pemerintahan ini sukses, karena jika pemerintah sukses, rakyat juga akan merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Komitmen Demokrat untuk Pemerintahan Prabowo
AHY mengingatkan bahwa dalam kongres terakhir pada Februari 2025, Partai Demokrat telah menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pemerintahan Prabowo Subianto. Komitmen ini, kata AHY, harus diwujudkan dalam kerja nyata di berbagai sektor, termasuk infrastruktur dan ekonomi kreatif.
“Kita harus menjaga komitmen ini dan berbuat semaksimal mungkin dalam berbagai sektor pembangunan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras Fraksi Demokrat yang terus berkonsultasi dengan pemerintah dan memastikan kebijakan yang dijalankan tetap sejalan dengan kepentingan rakyat.
Isu Hubungan Demokrat dan Prabowo
AHY menyinggung adanya pihak-pihak yang berusaha membenturkan hubungan antara Presiden Prabowo dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia menegaskan bahwa hubungan antara keduanya tetap harmonis dan penuh komunikasi yang baik.
“Ada yang mencoba membenturkan Pak SBY dengan Presiden Prabowo dengan memotong-potong pernyataan yang tidak kontekstual. Namun, saya bersyukur bahwa Presiden Prabowo dan Pak SBY selalu membuka jalur komunikasi yang baik,” jelas AHY.
AHY juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo secara langsung menyampaikan kepadanya bahwa ia tidak percaya pada upaya-upaya provokasi tersebut.
“Presiden mengatakan kepada saya langsung, ‘Saya tidak percaya itu.’ Beliau ingin kita tetap kompak dan solid dalam mengawal kebijakan yang pro-rakyat,” tambahnya.
Pesan untuk Kader Demokrat
AHY berpesan kepada Fraksi Partai Demokrat agar terus mengawal kebijakan dan isu-isu strategis di parlemen. Ia meminta para kader untuk terus menyerap aspirasi dari masyarakat dan menjadikannya sebagai landasan perjuangan politik Demokrat.
“Saya bangga dengan Fraksi Partai Demokrat yang terus mengawal kebijakan-kebijakan yang baik, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota,” kata AHY.
Selain itu, AHY juga menyinggung proses penyusunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat yang masih berlangsung. Ia meminta para kader untuk bersabar karena pengumuman akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Saya masih membutuhkan waktu untuk merapikan susunan kepengurusan. Insya Allah, nanti akan kami sampaikan pada saat yang tepat,” ujar AHY.
Pesan SBY: Kader Demokrat Harus Percaya Diri
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memberikan pesan kepada para kader agar tidak ragu dan tetap percaya diri dalam menghadapi masa depan.
“Tidak boleh ada kader yang lemah, yang takut, yang ragu. Hanya mereka yang bermental kuat yang mampu mengubah yang tidak mungkin menjadi mungkin,” ujar SBY.
SBY menekankan bahwa semangat dan tekad yang kuat adalah kunci keberhasilan dalam perjuangan politik Demokrat ke depan.
“If there is a will, there is a way. Mari kita berjuang dengan tekad kuat menuju 2029 dan 2034, serta mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo,” tegasnya.
Santunan untuk Anak Yatim
Sebelum berbuka puasa, AHY menyerahkan santunan secara simbolis kepada 14 anak yatim sebagai bentuk kepedulian kepada mereka yang membutuhkan. Dalam acara tersebut, AHY hadir bersama sang istri, Annisa Pohan Yudhoyono, serta sejumlah kader Partai Demokrat, termasuk Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono dan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman.
Hadir pula Menteri Ekonomi Kreatif yang juga Sekjen DPP Partai Demokrat 2020-2025, Teuku Riefky Harsya, serta Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, bersama para anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI periode 2024-2029.
Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen Partai Demokrat untuk terus berkontribusi dalam pemerintahan dan memperjuangkan kepentingan rakyat.













