Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi: 70.000 Koperasi Desa Merah Putih Siap Dongkrak Ekonomi dan Tekan Kemiskinan

- Penulis

Jumat, 7 Maret 2025 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budi Arie Setiadi, Menteri Koperasi dan UKM dalam Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.

Budi Arie Setiadi, Menteri Koperasi dan UKM dalam Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.

JAKARTA — Pemerintah Indonesia terus mengupayakan pengentasan kemiskinan dengan berbagai strategi. Salah satu langkah terbaru adalah pembentukan 70.000 Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian di desa-desa.

Dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Negara pada Senin (3/3/2025), Pemerintah telah sepakat untuk segera merealisasikan program koperasi ini. Rencananya, peluncuran resmi Kopdes Merah Putih akan dilakukan bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2025.

Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menyampaikan optimisme terhadap dampak positif yang akan dihasilkan dari program ini.

“Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian di tingkat desa, sekaligus menjadi solusi dalam menekan angka kemiskinan ekstrem,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Kamis (6/3/2025).

Mekanisme Pembentukan Kopdes

Untuk merealisasikan program ini, Kemenkop UKM akan menggunakan tiga pendekatan utama:

  1. Mendirikan koperasi baru di desa-desa yang belum memiliki koperasi aktif.
  2. Revitalisasi koperasi yang sudah ada agar lebih efisien dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.
  3. Penguatan koperasi yang telah berjalan, dengan memberikan dukungan berupa pelatihan, pendanaan, serta pengawasan.

“Kami sedang memetakan berbagai aspek, termasuk regulasi, data koperasi di lapangan, serta dukungan anggaran. Semua ini akan dikawal melalui monitoring dan evaluasi yang ketat,” jelas Budi Arie.

Selain itu, Kopdes Merah Putih juga diharapkan dapat memperpendek rantai pasok bahan pokok, sehingga harga kebutuhan primer bisa lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Jika distribusi barang dan jasa lebih efisien, maka harga di tingkat konsumen bisa lebih stabil,” tambahnya.

Dukungan dan Harapan Para Pemangku Kepentingan

Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, memastikan bahwa target pembentukan 70.000 koperasi desa ini akan berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan bahwa setiap desa akan membentuk tim khusus untuk mengurus proses pendirian koperasi.

“Mekanisme pembentukan koperasi ini nantinya akan dibahas melalui musyawarah desa, melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar koperasi yang terbentuk benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelas Ferry.

Sementara itu, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menyambut baik inisiatif ini. Sekjen Ikappi, Reynaldi Sarijowan, menilai Kopdes Merah Putih dapat membantu para pedagang pasar dengan menekan harga bahan pokok.

“Kehadiran koperasi ini bisa memutus rantai distribusi yang panjang, sehingga harga barang lebih terjangkau. Ini akan sangat membantu pedagang kecil yang selama ini kesulitan akibat harga yang terus naik,” ujar Reynaldi.

Dengan berbagai dukungan serta strategi yang telah dirancang, Kopdes Merah Putih diharapkan dapat menjadi pilar penting dalam membangun ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan. (RKL)

Penulis : Rahmat Kurnia

Editor : Eny

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya
Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi
Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Berita Terbaru