TNI AD Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Tapi Tidak Kelola Dapur

- Penulis

Rabu, 5 Februari 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak  saat  sampaikan program Makan Bergizi Gratis (dok.rentak.id)

Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak saat sampaikan program Makan Bergizi Gratis (dok.rentak.id)

JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat (TNI AD) hanya berperan sebagai pendamping dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menepis anggapan bahwa pihaknya turut mengelola dapur produksi makanan dalam program tersebut.

“Kami ini hanya pendamping-pendamping. Secara proyeknya itu harus ke Badan Gizi,” ujar Maruli saat ditemui di Mabes TNI AD, Rabu (5/2/2025).

Maruli menambahkan bahwa hingga saat ini, TNI AD sama sekali tidak mengoperasikan dapur produksi makanan untuk MBG. Namun, pihaknya tetap mendukung program tersebut melalui berbagai cara, termasuk bantuan distribusi.

“Jadi sampai sekarang kita sebetulnya tidak mengelola dapur satu pun. Jadi kami mendukung saja,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, TNI AD sering membantu Badan Gizi Nasional (BGN) dalam proses distribusi makanan bergizi ke berbagai daerah. Maruli menjelaskan bahwa personel dan kendaraan milik TNI AD bisa digunakan jika diperlukan.

“Oh kendaraan kurang nih untuk dropping, ya pakai kendaraan Kodim. Oh personelnya kurang nih untuk nurun-nurunin, ya anggota Babinsa kita ikut turunin. ‘Oh memang kami BGN nggak punya dapur, nggak punya ini’, ya kita carikan tempat, boleh nggak diberesin,” jelasnya.

Namun, ia menegaskan bahwa TNI AD tidak memiliki keterlibatan administratif dalam program ini. “Jadi kami tidak ada tanda tangan langsung di bawah itu dengan BGN,” tambahnya.

Maruli juga mengklarifikasi banyaknya pertanyaan mengenai keterlibatan TNI AD dalam program MBG. Ia menekankan bahwa keterlibatan prajurit TNI AD murni untuk membantu memperlancar penyaluran makanan bergizi, bukan sebagai pengelola program.

“Jadi jangan ditanya ke kami kalau misalnya kita ditanya tentang Badan Gizi. Ya, dulu dari awal-awal perlu data tentang sekolahan, jumlah murid, bertambah lagi ibu hamil, bertambah lagi jarak jangkaunya. Kita bisa bantu seperti itu,” jelasnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya meningkatkan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah dan ibu hamil. TNI AD, sebagai bagian dari institusi negara, siap membantu kelancaran pelaksanaannya. ***

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

KSPI Apresiasi UU PPRT, Desak Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Lebih Transparan
Pajak Kendaraan Didorong Lebih Adil, Insentif Listrik Jadi Kunci Transportasi Hijau
Irma Suryani: RUU Ketenagakerjaan Baru Harus Seimbang untuk Pekerja dan Pengusaha
Kemnaker Gelontorkan Rp32,2 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi Korban Bencana di Sumut dan Aceh
MUI Kritik Cara Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta: Manfaat Ada, Tapi Dinilai Menyiksa
Balik Nama Sertifikat Hibah Rumah ke Anak Tak Otomatis, Ini Tahapan dan Biayanya
Barantin Perkuat Keamanan Pangan ASEAN Lewat Workshop Internasional CanSafe
Jelang Iduladha 2026, Barantin Awasi Ketat Lalu Lintas Hewan Kurban di Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:30 WIB

KSPI Apresiasi UU PPRT, Desak Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Lebih Transparan

Rabu, 22 April 2026 - 08:26 WIB

Pajak Kendaraan Didorong Lebih Adil, Insentif Listrik Jadi Kunci Transportasi Hijau

Rabu, 22 April 2026 - 07:32 WIB

Irma Suryani: RUU Ketenagakerjaan Baru Harus Seimbang untuk Pekerja dan Pengusaha

Rabu, 22 April 2026 - 07:25 WIB

Kemnaker Gelontorkan Rp32,2 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi Korban Bencana di Sumut dan Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 08:35 WIB

MUI Kritik Cara Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta: Manfaat Ada, Tapi Dinilai Menyiksa

Berita Terbaru