Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Paparkan Program Peningkatan Ketahanan Pangan dan Kesehatan

- Penulis

Senin, 3 Februari 2025 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan, hari ini pihaknya melaksanakan Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Darat yang dilaksanakan setelah rapat serupa dengan Kementerian Pertahanan, TNI-Polri, dan TNI.

“Tujuan dari rapat ini adalah untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaan kegiatan pada 2025. Kami juga mengevaluasi apa yang sudah dilakukan dan berupaya untuk memperbaikinya agar sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Presiden, Menteri Pertahanan, TNI, dan Angkatan Darat,” jelasnyq, Senin (3/2/2025).
Salah satu topik utama dalam rapat tersebut adalah pengelolaan lahan tidur oleh Kodam. Maruli menjelaskan, Kodam akan fokus pada pengelolaan lahan-lahan yang saat ini tidak produktif, seperti milik PTPN dan kehutanan.
“Kami akan mengoptimalkan lahan-lahan tidur ini, tentunya dengan mempertimbangkan masalah pengairan. Di daerah yang memiliki pengairan baik, kami sudah mengimplementasikan pipanisasi dan pompa hidran untuk mengairi sekitar 50 ribu hektare lahan,” tambah Maruli.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa sejumlah proyek telah dimulai di lokasi-lokasi seperti Cibenda, Ciemas, Purwakarta, Cianjur, Puslatpur, Lampung, dan Baturaja. “Kami bekerja sama dengan Pupuk Indonesia untuk membuka kebun bersama masyarakat,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo juga memberikan pengarahan mengenai ketahanan pangan, menekankan pentingnya memastikan hasil pertanian dapat diserap dengan harga yang layak oleh Bulog dan menjaga keseimbangan antara petani dan pengusaha. Maruli optimis bahwa dengan adanya dukungan dari pemerintah, pendampingan pertanian oleh TNI, dan kepolisian, ketahanan pangan Indonesia akan semakin terjamin.

Di samping itu, TNI Angkatan Darat juga berperan aktif dalam program kesehatan. Maruli menjelaskan, Angkatan Darat telah menyiapkan lahan dan dapur sehat untuk mendukung kebutuhan pangan bergizi. Program ini telah berjalan di lebih dari 240 titik, termasuk di Papua. “Kami terus berupaya memastikan distribusi makanan bergizi bagi anak-anak sekolah dan ibu hamil,” katanya.

Maruli juga menyinggung upaya pengentasan masalah kesehatan melalui pembentukan 100 batalion kesehatan di setiap Kodam. “Kami sudah memulai dengan rumah sakit lapangan di beberapa Kodam dan akan terus meningkatkan layanan kesehatan, termasuk pemeriksaan gratis di berbagai daerah,” ujar Maruli.

Dengan segala upaya tersebut, TNI Angkatan Darat berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, serta mempercepat pembangunan daerah. (***)

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Nusron Wahid Tekankan Pelayanan ATR/BPN Harus Pro Rakyat, Jangan Persulit Masyarakat di Riau
KSPI Apresiasi UU PPRT, Desak Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Lebih Transparan
Pajak Kendaraan Didorong Lebih Adil, Insentif Listrik Jadi Kunci Transportasi Hijau
Irma Suryani: RUU Ketenagakerjaan Baru Harus Seimbang untuk Pekerja dan Pengusaha
Kemnaker Gelontorkan Rp32,2 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi Korban Bencana di Sumut dan Aceh
MUI Kritik Cara Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta: Manfaat Ada, Tapi Dinilai Menyiksa
Balik Nama Sertifikat Hibah Rumah ke Anak Tak Otomatis, Ini Tahapan dan Biayanya
Barantin Perkuat Keamanan Pangan ASEAN Lewat Workshop Internasional CanSafe

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:29 WIB

Nusron Wahid Tekankan Pelayanan ATR/BPN Harus Pro Rakyat, Jangan Persulit Masyarakat di Riau

Rabu, 22 April 2026 - 18:30 WIB

KSPI Apresiasi UU PPRT, Desak Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Lebih Transparan

Rabu, 22 April 2026 - 08:26 WIB

Pajak Kendaraan Didorong Lebih Adil, Insentif Listrik Jadi Kunci Transportasi Hijau

Rabu, 22 April 2026 - 07:32 WIB

Irma Suryani: RUU Ketenagakerjaan Baru Harus Seimbang untuk Pekerja dan Pengusaha

Rabu, 22 April 2026 - 07:25 WIB

Kemnaker Gelontorkan Rp32,2 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi Korban Bencana di Sumut dan Aceh

Berita Terbaru