405 Ribu Keluarga di Sulawesi Tengah Terima Bantuan Beras 30 Kg

- Penulis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bulog dan Bapenas saat salurkan bantuan bers (foto. bulog)

Bulog dan Bapenas saat salurkan bantuan bers (foto. bulog)

PALU — Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 kepada masyarakat di Sulawesi Tengah. Program ini menyasar lebih dari 405 ribu Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan total beras yang disiapkan mencapai 12.162.120 kilogram atau sekitar 12,16 ribu ton.

Penyaluran perdana bantuan pangan tersebut diluncurkan di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (20/8/2026). Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Bantuan ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah kepada Perum BULOG untuk menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, program tersebut juga menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga pasokan dan stabilitas harga beras di tengah masyarakat.

Di Sulawesi Tengah, sebanyak 405.404 PBP menerima bantuan beras. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan selama tiga bulan. Dengan demikian, setiap keluarga penerima akan mendapatkan total 30 kilogram beras untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026.

Andi Amran mengatakan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, termasuk di Sulawesi Tengah. Menurutnya, bantuan beras merupakan bentuk konkret kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

“Bapak Presiden memberikan perhatian besar kepada masyarakat Sulawesi Tengah agar kebutuhan pokok sehari-hari, terutama beras, dapat terpenuhi. Di Sulawesi Tengah bantuan ini menyasar lebih dari 400 ribu keluarga penerima,” kata Amran.

Ia menegaskan pemerintah ingin memastikan bantuan tersebut benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. Pada saat yang sama, penyaluran beras dari cadangan pemerintah diharapkan turut menjaga ketersediaan pasokan di pasar.

“Kita ingin bantuan ini benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus turut menjaga pasokan dan harga beras tetap stabil,” ujarnya.

BULOG Pastikan Distribusi Beras Berjalan

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan pihaknya siap menjalankan seluruh penugasan pemerintah, mulai dari memastikan ketersediaan stok hingga mengawal proses distribusi bantuan kepada penerima.

Menurut Ahmad Rizal, launching di Kota Palu menjadi penanda dimulainya penyaluran Bantuan Pangan Beras secara lebih luas di Sulawesi Tengah.

“Kehadiran kami bersama Kepala Badan Pangan Nasional di Kota Palu hari ini menjadi penanda dimulainya penyaluran Bantuan Pangan di Sulawesi Tengah. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara,” ujar Ahmad Rizal.

Ia memastikan BULOG akan mengawal distribusi beras agar bantuan diterima masyarakat yang berhak, dengan jumlah dan kualitas sesuai ketentuan.

“BULOG siap menjalankan penugasan pemerintah untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, bantuan sampai kepada yang berhak, sekaligus turut menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen,” katanya.

Ahmad Rizal menambahkan, program Bantuan Pangan tidak hanya berkaitan dengan distribusi beras. Program tersebut juga menjadi instrumen perlindungan sosial dan penguatan ketahanan pangan masyarakat.

Bantuan beras yang diterima keluarga penerima dapat membantu mengurangi sebagian pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pangan. Dengan begitu, pendapatan masyarakat dapat dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan penting lainnya.

“Bagi BULOG, setiap kilogram beras yang kami salurkan membawa tanggung jawab untuk memastikan penugasan negara benar-benar memberikan manfaat. Karena itu, kami akan terus mengawal proses penyaluran dari gudang hingga diterima masyarakat,” tegasnya.

1.365 Keluarga Terima Bantuan di Tondo

Pada peluncuran di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, sebanyak 1.365 PBP menerima Bantuan Pangan Beras untuk alokasi tiga bulan. Total beras yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai 40.950 kilogram.

Sementara itu, secara keseluruhan Kota Palu memiliki 31.316 PBP. Total alokasi beras untuk penerima di Kota Palu mencapai 939.480 kilogram atau sekitar 939,48 ton untuk periode Juli-September 2026.

Penyaluran tersebut didukung jaringan pergudangan dan distribusi BULOG sehingga bantuan diharapkan dapat menjangkau penerima hingga berbagai wilayah di Sulawesi Tengah.

Stok Beras BULOG Sulawesi Tengah Capai 20,8 Ribu Ton

Di sisi lain, BULOG memastikan stok pangan di Sulawesi Tengah dalam kondisi aman. Hingga 20 Agustus 2026, stok beras yang dikuasai BULOG tercatat mencapai 20.846.587 kilogram atau sekitar 20,85 ribu ton.

Selain beras, BULOG juga memiliki stok gula sebanyak 115.950 kilogram dan minyak goreng sebanyak 257.834 liter.

Ketersediaan stok tersebut menjadi modal penting bagi BULOG untuk menjalankan berbagai penugasan pemerintah, termasuk penyaluran Bantuan Pangan Beras sekaligus menjaga pasokan pangan di wilayah Sulawesi Tengah.

“Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Stok yang dikuasai BULOG di Sulawesi Tengah dalam kondisi sangat mencukupi,” kata Ahmad Rizal.

Dengan stok tersebut, BULOG menyatakan siap mendukung berbagai program pemerintah untuk memastikan pangan tersedia dan dapat dijangkau masyarakat.

“Dengan kekuatan stok tersebut, kami siap mendukung penyaluran Bantuan Pangan maupun berbagai program pemerintah lainnya untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah berharap sinergi antara Bapanas, BULOG, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya dapat membuat penyaluran bantuan berjalan efektif. Tidak hanya memastikan beras tersedia, tetapi juga memastikan pangan hadir lebih dekat, terjangkau, dan dapat dinikmati masyarakat yang membutuhkan.

Program Bantuan Pangan Beras ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Sulawesi Tengah dan secara nasional.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya
Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi
Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Berita Terbaru