Yassierli Lepas 2.000 Peserta Magang ke Jepang, Dorong SDM Unggul dan Lapangan Kerja Global

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli secara resmi melepas 2.000 peserta program pemagangan ke Jepang (dok. kemnaker)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli secara resmi melepas 2.000 peserta program pemagangan ke Jepang (dok. kemnaker)

DENPASAR – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli secara resmi melepas 2.000 peserta program pemagangan ke Jepang yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (AP2LN) Wilayah Bali dan Indonesia Timur. Acara pelepasan berlangsung meriah di Monumen Bajra Shandi, Denpasar, Kamis (13/11/2025), dengan suasana penuh semangat dan rasa nasionalisme.

Dalam sambutannya, Menaker Yassierli menyampaikan rasa bangga dan haru kepada para peserta yang berhasil melewati proses panjang pembekalan sebelum diberangkatkan ke Negeri Sakura. Ia menegaskan, para pemagang bukan sekadar tenaga kerja, melainkan Duta Bangsa yang membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.

“Adik-adik semua adalah Duta Bangsa. Kalian sudah dibekali dengan pengetahuan dan pelatihan, maka manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” ujar Yassierli di hadapan ribuan peserta dan tamu undangan.

Yassierli menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memperluas lapangan kerja bagi seluruh rakyat Indonesia. Salah satu wujud nyatanya adalah melalui program pemagangan, baik di dalam maupun luar negeri.

“Pemerintah sangat sadar bahwa lapangan kerja adalah tanggung jawab negara. Karena itu, kami terus mendukung peningkatan jumlah peserta magang setiap tahun,” tegasnya.

Selain pemagangan luar negeri, Kementerian Ketenagakerjaan juga telah meluncurkan program magang dalam negeri yang menyasar lulusan sarjana dan diploma. Program ini dirancang untuk memberi pengalaman kerja nyata bagi para lulusan muda agar siap bersaing di dunia kerja.

“Lowongan yang tersedia sudah mencapai 85 ribu, ditambah batch pertama sekitar 20 ribu. Target kami 100 ribu peserta magang dalam negeri,” jelas Yassierli.

Yassierli menegaskan bahwa program magang tidak semata-mata soal uang saku, melainkan tentang membentuk karakter dan meningkatkan kompetensi.

“Yang didapat bukan hanya uang saku, tapi juga keterampilan, wawasan, dan kemampuan beradaptasi. Ini bagian dari upaya membentuk SDM unggul yang siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Dalam arah kebijakan ketenagakerjaan, pemerintah juga fokus menciptakan lapangan kerja berbasis potensi daerah. Menurut Yassierli, Presiden telah menegaskan pentingnya membangun ekosistem kerja yang berpijak pada kekuatan lokal.

“Lapangan kerja harus berbasis keunggulan daerah. Karena itu, pemerintah mendorong program seperti MBG, penguatan 80 ribu koperasi, pembangunan 1.000 kampung nelayan, hingga hilirisasi nasional,” tuturnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta
KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya
DPD RI Minta TKD dalam RAPBN 2027 Naik Jadi Rp760 Triliun, Ini Alasannya
Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya
Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi
Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor
Indonesia-Filipina Percepat MoU Tata Kelola Migrasi Tenaga Kerja
Bencana NTT, BULOG Salurkan 1,84 Juta Kg Beras dan Siapkan Stok 93,7 Juta Kg

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:16 WIB

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta

Kamis, 17 September 2026 - 10:09 WIB

KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya

Kamis, 17 September 2026 - 07:38 WIB

Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya

Rabu, 16 September 2026 - 10:07 WIB

Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi

Selasa, 15 September 2026 - 17:29 WIB

Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor

Berita Terbaru