Tourism Expo Japan 2026 Jadi Panggung Indonesia Promosikan Wisata di Luar Bali

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paviliun Indonesia dalam Tourism Expo Japan 2026 (foto. kemenpar)

Paviliun Indonesia dalam Tourism Expo Japan 2026 (foto. kemenpar)

JAKARTA — Indonesia kembali mengincar pasar wisatawan Jepang dengan membawa lebih banyak pilihan destinasi dan pengalaman wisata Nusantara ke Tokyo.

Upaya tersebut dilakukan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui keikutsertaan dalam Tourism Expo Japan 2026 yang digelar pada 24–27 September 2026 di Hall E2, Tokyo Big Sight, Jepang.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan ajang tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan kekayaan pariwisata Indonesia sekaligus memperluas hubungan bisnis dengan pelaku industri pariwisata Jepang.

“Keikutsertaan Indonesia menjadi momentum untuk memperkenalkan keragaman destinasi dan pengalaman wisata Nusantara sekaligus memperluas jejaring bisnis dengan industri pariwisata Jepang,” kata Made dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Melalui Paviliun Indonesia, Kemenpar mengusung kampanye terbaru Wonderful Indonesia, “Go Beyond Ordinary”. Pesan tersebut membawa promosi pariwisata Indonesia tidak sekadar pada destinasi populer, tetapi juga pengalaman wisata yang lebih beragam dan mendalam.

“Kampanye ini mencerminkan komitmen Indonesia menghadirkan pengalaman wisata yang mendalam, berkualitas, dan khas, melampaui kegiatan wisata pada umumnya,” ujarnya.

Sebanyak delapan perwakilan industri pariwisata Indonesia akan ambil bagian dengan menawarkan produk dan paket wisata kepada pasar Jepang.

Adventure Indonesia dan Wendy Asia Utama akan memperkenalkan produk serta pengalaman wisata. Sementara DMC White Tiger Bali membawa layanan pengelolaan destinasi dan kebutuhan wisata secara menyeluruh.

Dari sektor penerbangan, Garuda Indonesia akan memperkenalkan layanan sekaligus menyoroti pentingnya konektivitas Jepang-Indonesia dalam mendukung arus wisatawan kedua negara.

Sektor akomodasi diisi Kuno Villas, Menjaga Bay Resort, serta The Mulia Resort and Villas. Ketiganya menawarkan pilihan penginapan dengan karakter berbeda, mulai dari vila, akomodasi bernuansa alam, hingga resor premium.

Sementara itu, Yoga Barn memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi wellness tourism atau wisata kebugaran holistik yang memadukan kesehatan tubuh dan ketenangan pikiran.

Promosi Wisata Indonesia Tak Hanya Bali

Menurut Made, Bali tetap menjadi salah satu destinasi utama yang diperkenalkan kepada wisatawan Jepang. Namun, promosi Indonesia di Tokyo juga diarahkan untuk membuka wawasan wisatawan terhadap berbagai destinasi lain di Tanah Air.

Wisatawan Jepang akan diajak melihat bahwa Indonesia memiliki banyak pilihan perjalanan di luar destinasi yang selama ini sudah populer.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas sebaran perjalanan wisatawan Jepang sekaligus mendorong mereka menjelajahi lebih banyak wilayah Indonesia.

“Paviliun Indonesia juga akan memfasilitasi pertemuan bisnis antarpelaku usaha (B2B), presentasi produk wisata, serta kegiatan jejaring dengan agen perjalanan, operator tur, dan pemangku kepentingan pariwisata Jepang,” kata Made.

Agenda bisnis tersebut menjadi bagian penting dari kehadiran Indonesia di Tourism Expo Japan 2026. Melalui pertemuan langsung dengan industri Jepang, pelaku usaha pariwisata nasional memiliki ruang untuk membangun kemitraan, memperluas jaringan pemasaran, dan menawarkan paket wisata yang sesuai dengan karakter pasar Jepang.

Ada Tari Tradisional hingga Kopi Nusantara

Promosi Indonesia di Tokyo juga tidak hanya mengandalkan presentasi produk wisata.

Paviliun Indonesia akan menghadirkan pengalaman budaya melalui pertunjukan tari tradisional yang digelar secara terjadwal. Pengunjung juga dapat menikmati kopi dari sejumlah daerah penghasil kopi Indonesia yang disajikan oleh barista lokal.

Kombinasi budaya dan gastronomi tersebut menjadi cara untuk memperkenalkan Indonesia secara lebih utuh kepada calon wisatawan.

Indonesia ingin menunjukkan kekayaan yang dimilikinya, mulai dari alam, budaya, kuliner, kebugaran, hingga pengalaman wisata yang beragam.

“Melalui Tourism Expo Japan 2026, Kementerian Pariwisata berupaya memperkuat kemitraan dengan industri pariwisata Jepang, memperkenalkan lebih luas destinasi Indonesia di luar Bali, serta mengajak wisatawan Jepang mewujudkan semangat ‘Go Beyond Ordinary’ dengan menjelajahi beragam pengalaman wisata khas Indonesia,” tutur Made.

Penulis : amanda az

Editor : ameri

Berita Terkait

Said Abdullah Soroti Tantangan Kapolri Suyudi, Reformasi Polri Tak Cukup dengan Rotasi Pejabat
Agenda DPR Hari Ini 8 Oktober 2026: RRI, RUU Pemilu hingga Penutupan Masa Sidang Tag
Agenda DPR RI 7 Oktober 2026: Dewas RRI, RUU Perampasan Aset hingga Penetapan BPIH 2027
DPR Padat Agenda Legislasi Hari Ini, RUU Ketenagakerjaan hingga Perampasan Aset Masuk Pembahasan
Agenda DPR Hari Ini 5 Oktober 2026: RUU Perampasan Aset dan Satu Data Indonesia Dibahas
Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diadang, DPR Ungkap Ancaman Pidana hingga Rp1 Miliar
DPR Hari Ini: RUU Perampasan Aset, Statistik, LLAJ dan Perkoperasian Dibahas
Agenda DPR Selasa 29 September 2026: Paripurna Bahas APBN 2027, Sejumlah Komisi Soroti Isu Publik

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Said Abdullah Soroti Tantangan Kapolri Suyudi, Reformasi Polri Tak Cukup dengan Rotasi Pejabat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Agenda DPR Hari Ini 8 Oktober 2026: RRI, RUU Pemilu hingga Penutupan Masa Sidang Tag

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Agenda DPR RI 7 Oktober 2026: Dewas RRI, RUU Perampasan Aset hingga Penetapan BPIH 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:38 WIB

DPR Padat Agenda Legislasi Hari Ini, RUU Ketenagakerjaan hingga Perampasan Aset Masuk Pembahasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Agenda DPR Hari Ini 5 Oktober 2026: RUU Perampasan Aset dan Satu Data Indonesia Dibahas

Berita Terbaru