Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pendaki yang Terjatuh di Gunung Slamet

- Penulis

Senin, 24 Februari 2025 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pendaki yang Terjatuh di Gunung Slamet. (Antara News)

Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pendaki yang Terjatuh di Gunung Slamet. (Antara News)

RENTAK.ID – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang dipimpin oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap berhasil mengevakuasi jenazah seorang pendaki yang mengalami kecelakaan fatal di Gunung Slamet, Jawa Tengah.

Korban, seorang remaja berusia 16 tahun bernama Marsel asal Jakarta Selatan, terjatuh ke dalam jurang sedalam 30 meter saat menuruni gunung.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Amin Riyanto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan tentang insiden tersebut pada Minggu (23/2/25) sore.

“Kami mendapatkan informasi adanya seorang pendaki yang terjatuh di kawasan puncak Gunung Slamet pada ketinggian 3.350 meter di atas permukaan laut (mdpl),” ungkapnya saat memberikan keterangan di Pos Pendakian Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.

Menurut keterangan rekan-rekan pendaki, kejadian nahas ini terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat itu, Marsel bergegas turun dari puncak dengan berlari karena khawatir tertinggal jadwal keberangkatan kereta api.

Namun, langkahnya justru membawanya ke tepi jurang hingga akhirnya terjatuh.

Setelah tidak mendapat respons dari Marsel, teman-temannya segera melapor ke petugas di Pos Pendakian Bambangan.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim SAR dari Unit Siaga SAR Banyumas dan Basarnas Cilacap langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Setelah upaya pencarian yang berlangsung sepanjang malam, tim akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi Marsel dalam kondisi meninggal dunia pada Senin pagi (24/2/25) pukul 07.20 WIB.

Jenazah kemudian dibawa ke pos pendakian untuk pemeriksaan oleh tenaga medis serta tim Inafis Polres Purbalingga sebelum akhirnya diserahkan ke RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata untuk proses lebih lanjut.

“Dengan selesainya operasi evakuasi ini, seluruh tim yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” pungkas Amin.

Gunung Slamet, sebagai gunung tertinggi di Jawa Tengah, sering menjadi tujuan favorit para pendaki.

Namun, insiden ini menjadi pengingat bagi seluruh pendaki untuk selalu berhati-hati dan mematuhi protokol keselamatan demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang.***

Editor : Ayham

Sumber Berita: Antaranews.com

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru