YOGYAKARTA – Bertepatan dengan perayaan Hari Raya Waisak, Senin pagi (12/5/2025), The Yudhoyono Institute (TYI) akan menggelar seri diskusi strategis bertajuk TYI Lecture Series dengan tema “Green Growth: Sustainable Growth with Equity” di Yogyakarta.
Acara ini akan menjadi ruang temu bagi para pemikir strategis, pengambil kebijakan, hingga pemimpin lintas sektor dari dalam dan luar negeri.
Koordinator Media TYI, Herzaky Mahendra Putra, menyampaikan bahwa Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dijadwalkan hadir dan memberikan sambutan pembuka.
“Pak Menko AHY rencananya hadir. Acara ini akan mempertemukan banyak pihak penting untuk mendiskusikan kebutuhan mendesak akan model pembangunan baru yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga adil secara sosial dan berkelanjutan secara lingkungan,” ujar Herzaky dalam keterangan persnya, Minggu (11/5/2025).
Ia menambahkan, pendekatan pembangunan yang berkelanjutan saat ini harus bersifat holistik. “Kita butuh strategi yang mengintegrasikan kemajuan ilmiah, strategi ekonomi yang inklusif, kesadaran geopolitik, dan keadilan sosial. Semua itu perlu dipikirkan tidak hanya dari kacamata nasional, tapi juga regional dan global,” jelasnya.
Tak hanya itu, Herzaky juga mengonfirmasi bahwa Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, dijadwalkan turut hadir dalam kegiatan ini. “Kehadiran beliau akan memperkaya dimensi strategis diskusi, mengingat pengalaman dan kontribusinya di kancah global,” tambahnya.
Sebagai moderator, TYI menghadirkan Gita Wirjawan, mantan Menteri Perdagangan RI periode 2011–2014 yang juga dikenal sebagai tokoh pendidikan dan diplomasi. Sementara itu, dari Universitas Stanford, tiga profesor ternama—Prof. Yi Cui, Prof. William Chueh, dan Prof. David Cohen—akan tampil sebagai panelis.
Acara akan mencapai puncaknya dengan Keynote Speech dari Dr. Arun Majumdar, salah satu dekan di Universitas Stanford yang juga merupakan tokoh penting dalam pengembangan energi berkelanjutan dan inovasi teknologi.
TYI Lecture Series kali ini diharapkan menjadi panggung penting untuk mendorong dialog terbuka seputar masa depan kawasan Indo-Pasifik dan menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di era ketidakpastian global. ***













