Sukamta Dukung Solusi Dua Negara, Desak Indonesia Aktif Tekan Israel Hentikan Pelanggaran HAM

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukamta (dok.pribadi)

Sukamta (dok.pribadi)

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sukamta menyambut baik hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Internasional di Markas Besar PBB yang menghasilkan dokumen kerangka kerja solusi dua negara (Two-State Solution) bagi penyelesaian konflik Palestina-Israel.

Dokumen tersebut didukung oleh 19 negara ko-ketua, termasuk Indonesia.

“Proses ini merupakan langkah konkret yang patut diapresiasi, tetapi belum menyentuh akar persoalan utama. Dokumen tersebut masih memerlukan penguatan substansi untuk menjamin keadilan dan penghentian pelanggaran hukum internasional yang dilakukan oleh Israel,” ujar Sukamta yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Polhukam Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS),  Kamis (31/7/2025).

Ia menekankan bahwa dokumen tersebut, beserta lampiran-lampirannya, merupakan hasil kerja delapan kelompok yang membahas dimensi politik, hukum, keamanan, hingga kemanusiaan.

Namun, menurutnya, masih ada celah terkait penegakan keadilan atas pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina.

Terkait hal ini, Sukamta menyerukan agar Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis dalam menindaklanjuti hasil KTT tersebut. “Pemerintah harus mendorong implementasi keputusan Mahkamah Internasional bahwa pendudukan Israel atas wilayah dan permukiman Palestina adalah ilegal.

Kedua, mendorong agar rekonstruksi Gaza dan pembangunan wilayah Palestina menjadi prioritas agenda internasional. Indonesia harus mengambil peran aktif dalam diplomasi internasional di tengah eskalasi kekerasan terhadap rakyat Palestina,” tegas anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan DIY itu.

Di akhir pernyataannya, Sukamta mengajak seluruh pihak untuk terus mengawal isu Palestina baik di tingkat parlemen nasional maupun melalui diplomasi parlemen internasional. “Perdamaian sejati hanya akan lahir jika keadilan ditegakkan,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Perdagangan Indonesia-Rumania Tembus USD 571,6 Juta, Naik 240 Persen
Nasi Padang Jadi Magnet, 1.200 Pengunjung Ramaikan Festival Indonesia di Bucharest
KBRI Kolombo Resmikan Indonesia Cultural Centre, Gamelan hingga Tari Tor Tor Warnai Acara
WNI di Rumania Rayakan HUT ke-81 RI, Doa untuk Korban Gempa NTT Menggema di Bucharest
AHY Tegaskan Indonesia Siap Jadi Jembatan ASEAN–Eurasia, Dorong Infrastruktur Hijau Berkelanjutan
AHY Dorong Infrastruktur Hijau dan Ketahanan Kawasan Asia di Ecosperity Week 2026 Singapura
Satelit Uji Kelima Fergani Space Berhasil Mengorbit, Turkiye Kian Dekat Mandiri di Sektor Antariksa
Paus Leo XIV Tegas: Tak Ada Dalih Agama untuk Perang, Serukan Dunia Hentikan Kekerasan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:54 WIB

Perdagangan Indonesia-Rumania Tembus USD 571,6 Juta, Naik 240 Persen

Senin, 14 September 2026 - 09:30 WIB

Nasi Padang Jadi Magnet, 1.200 Pengunjung Ramaikan Festival Indonesia di Bucharest

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:03 WIB

KBRI Kolombo Resmikan Indonesia Cultural Centre, Gamelan hingga Tari Tor Tor Warnai Acara

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:59 WIB

WNI di Rumania Rayakan HUT ke-81 RI, Doa untuk Korban Gempa NTT Menggema di Bucharest

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:19 WIB

AHY Tegaskan Indonesia Siap Jadi Jembatan ASEAN–Eurasia, Dorong Infrastruktur Hijau Berkelanjutan

Berita Terbaru