Revitalisasi dan Digitalisasi SMK di Indonesia Timur Digenjot, Ratusan Sekolah Dapat Intervensi

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMK yang menerima intervensi program revitalisasi secara bertahap. (dok. rentak.id)

SMK yang menerima intervensi program revitalisasi secara bertahap. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat pemerataan pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran yang menyasar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kawasan Timur Indonesia.

Sejak 2025, sebanyak 389 SMK di wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua telah menerima program revitalisasi dengan total anggaran lebih dari Rp649 miliar. Selain itu, 1.972 SMK memperoleh dukungan melalui program Digitalisasi Pembelajaran.

Program revitalisasi difokuskan pada perbaikan dan pembangunan fasilitas sekolah seperti ruang kelas, ruang praktik siswa, serta sarana sanitasi dan pendukung pembelajaran. Pemerintah juga menghadirkan ekosistem belajar berbasis teknologi melalui perangkat digital di ruang kelas.

Kepala SMK Sanjaya Bajawa, Elisabeth Nena, menyampaikan bahwa program revitalisasi membawa perubahan signifikan bagi sekolahnya di Ngada.

Sekolah tersebut menerima rehabilitasi delapan ruang kelas, perbaikan toilet, serta renovasi ruang administrasi dan perpustakaan.

“Dulu kami harus berpindah-pindah ruang karena beberapa kelas rusak berat. Setelah revitalisasi, ruang belajar menjadi jauh lebih aman dan nyaman. Kondisi ini meningkatkan semangat belajar murid dan guru,” ujar Elisabeth, Selasa (24/2/2026)

Ia menambahkan bahwa ketersediaan listrik di ruang kelas kini memungkinkan penggunaan media pembelajaran digital secara optimal.

“Kami berharap program ini terus berlanjut dan tetap memberi perhatian pada daerah dengan tantangan geografis seperti wilayah kami,” katanya.

Program Digitalisasi Pembelajaran diwujudkan melalui penyaluran Papan Interaktif Digital (PID) atau Interactive Flat Panel ke sekolah.

Kepala SMK Gotong Royong Tobelo, Petronela Baranyanan, menyebut penggunaan perangkat tersebut membuat proses belajar lebih aktif dan partisipatif.

“Pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru. Murid menjadi lebih aktif berdiskusi, mencari informasi, dan menampilkan hasil belajar mereka secara visual,” ujarnya.

Menurutnya, fitur visual pada perangkat digital membantu siswa memahami materi secara lebih kontekstual dan menarik.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menegaskan bahwa revitalisasi dan digitalisasi merupakan strategi terpadu peningkatan kualitas pendidikan nasional.

“Revitalisasi membangun fondasi sarana pendidikan, sementara digitalisasi memperluas akses pembelajaran. Tujuannya memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan belajar yang setara,” ujarnya.

Program ini diharapkan memperkecil kesenjangan fasilitas pendidikan antarwilayah sekaligus menyiapkan generasi yang kompeten dan berdaya saing.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik
Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas
Pemerintah Perluas Wajib Belajar 13 Tahun, Revitalisasi TK Melonjak Jadi 13.831 Unit
Dua Tahun Belajar Pagi-Sore, SMAN 7 Pontianak Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:36 WIB

500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026

Berita Terbaru