Razman Arif Vs Hotman Paris Memanas! Firdaus Oiwobo Tuai Kecaman Gara-Gara Naik Meja

- Penulis

Kamis, 6 Februari 2025 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengacara Razman Hasibuan saat menyampaikan kekesalannya di ruang sidang. (tangkapan layar/video di medsos)

Pengacara Razman Hasibuan saat menyampaikan kekesalannya di ruang sidang. (tangkapan layar/video di medsos)

JAKARTA – Pengacara kondang Hotman Paris geram melihat ulah Firdaus Oiwobo di ruang sidang.

Ia pun mendesak Otto Hasibuan, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, untuk mengambil tindakan tegas.

Firdaus, yang merupakan kuasa hukum Razman Arif Nasution, membuat heboh karena naik ke atas meja persidangan saat membela kliennya dalam kasus pencemaran nama baik.

Di akun Instagram-nya, Hotman Paris mengunggah video kejadian tersebut dan meminta Otto Hasibuan menindak aksi tak pantas Firdaus. Video itu kini viral dan menuai banyak komentar pedas dari warganet.

“Halo rekan saya, Doktor Otto Hasibuan selaku Wakil Menko Bidang Hukum. Coba Anda lihat! Viral di mana-mana ada seorang advokat yang pakai jubah, tapi malah naik ke meja persidangan dan menginjak-nginjaknya. Ini benar-benar mencoreng nama baik profesi kita!” ujar Hotman Paris dalam unggahannya, Kamis (6/2/2025).

Menurut Hotman, insiden ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah peradilan Indonesia. Ia pun menilai Firdaus telah mempermalukan dunia hukum Tanah Air dengan aksinya yang dinilai tidak beretika.

Tak tinggal diam, Hotman meminta Otto Hasibuan untuk mendesak Mahkamah Agung (MA) agar mencabut izin praktik Firdaus sebagai advokat.

“Ini adalah kebrutalan pertama dalam sejarah hukum Indonesia! Kami meminta Otto, yang juga mantan pengacara, segera mengusulkan kepada Ketua MA agar advokat ini dilarang praktik di seluruh Indonesia. Jangan sampai ada preseden buruk seperti ini lagi!” tegas Hotman Paris.

Kericuhan terjadi saat Razman Arif Nasution yang tengah membela kliennya, tiba-tiba berteriak karena hakim menutup sidang. Hakim memutuskan sidang ditutup karena keterangan Hotman Paris mengandung unsur asusila.

Tak terima dengan keputusan tersebut, Firdaus Oiwobo langsung naik ke atas meja persidangan sebagai bentuk protes.

Dalam video yang beredar di media sosial, Razman Hasibuan bahkan berorasi lantang di depan hakim dan menyebut banyak aparat penegak hukum korupsi.

“Hakim hari ini banyak yang koruptor, ditangkap! Jaksa juga ditangkap! Polisi juga ditangkap! Pengacara juga ditangkap! Ini semua penegak hukum. Kalau begitu, mari saling mengawasi dan beri ruang buat kita bersama-sama,” ujar Razman dalam video yang viral itu.

Tak hanya itu, Razman juga membela dirinya dengan mengatakan bahwa ia tetap berhak mengenakan toga advokat di persidangan.

“Saya ini lawyer! Saya punya KTA, dan saya sudah diperiksa Dewan Kehormatan. Hasilnya? Saya dinyatakan tidak bersalah! Jadi, ini ketidakkonsistenan hakim,” tegasnya.

Razman juga mempertanyakan mengapa sidang tidak bisa disiarkan langsung, padahal kasus serupa sebelumnya bisa disiarkan ke publik.

>”Kasus Fina Eci, terbuka untuk umum! Kasus Ferdi Sambo, istrinya mengaku diperkosa, dan itu live! Kenapa kasus ini tidak boleh live? Kami hanya meminta keadilan,” tambahnya.

Razman pun meminta agar hakim yang menangani perkara ini segera diganti.

“Surat permohonan sudah kami masukkan lewat ketua tim. Kami ingin semua hakim di kasus ini diganti! Betul ya, Pak Lecu?” tanya Razman Hasibuan kepada rekannya di ruang sidang.

Menurutnya, penggantian hakim sangat memungkinkan jika majelis yang menangani perkara tidak bersikap profesional dan netral. ***

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Penataan Pulau Penyengat Kian Digenjot, Destinasi Wisata Budaya Melayu di Kepri Makin Tertata
Ikan Sapu-Sapu Sebaiknya Diolah Jadi Pupuk, Bukan Dikubur Hidup-hidup
Penangkapan Udang dengan JHUB di Merauke Diatur Ketat, Ini Penjelasan KKP
Kenaikan Harga Energi Picu Risiko Penyimpangan, FKBI Minta Pengawasan Diperketat
Proyek Rp9,56 Miliar Hampir Rampung, Madrasah di Papua Segera Lebih Layak
AHY Tinjau Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja–Solo, Dorong Pemerataan Pembangunan di DIY
Nusron Wahid Tekankan Pelayanan ATR/BPN Harus Pro Rakyat, Jangan Persulit Masyarakat di Riau
KSPI Apresiasi UU PPRT, Desak Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Lebih Transparan

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 06:46 WIB

Penataan Pulau Penyengat Kian Digenjot, Destinasi Wisata Budaya Melayu di Kepri Makin Tertata

Minggu, 26 April 2026 - 08:47 WIB

Ikan Sapu-Sapu Sebaiknya Diolah Jadi Pupuk, Bukan Dikubur Hidup-hidup

Minggu, 26 April 2026 - 08:33 WIB

Penangkapan Udang dengan JHUB di Merauke Diatur Ketat, Ini Penjelasan KKP

Sabtu, 25 April 2026 - 08:20 WIB

Kenaikan Harga Energi Picu Risiko Penyimpangan, FKBI Minta Pengawasan Diperketat

Sabtu, 25 April 2026 - 07:44 WIB

Proyek Rp9,56 Miliar Hampir Rampung, Madrasah di Papua Segera Lebih Layak

Berita Terbaru