Puan Maharani Jelaskan Alasan Belum Ada Plt Sekjen PDIP dan Jadwal Kongres Partai

- Penulis

Selasa, 11 Maret 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasto Kristiyanto. (dok.rentak.id)

Hasto Kristiyanto. (dok.rentak.id)

JAKARTA – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani memberikan tanggapan mengenai belum adanya pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen partai, menyusul penahanan Hasto Kristiyanto.

Puan menegaskan, keputusan tersebut sepenuhnya merupakan hak dan kewenangan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

“Karena sebelumnya jabatan itu dipilih dalam Kongres, dan jika ada pergantian, itu adalah hak prerogatif dari Ketua Umum,” jelas Puan kepada wartawan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Puan menjelaskan, pergantian struktur DPP PDIP biasanya dilakukan melalui Kongres. Namun, jika ada situasi luar biasa (extra-ordinary case), keputusan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan internal PDIP.

“Kenapa belum, kenapa sudah, kenapa akan, kenapa ditambah, itu semua karena ada pertimbangan internal yang nantinya akan dipertimbangkan lebih lanjut untuk menentukan apakah perlu dilaksanakan atau tidak,” tambahnya.

Puan yang juga menjabat Ketua DPP PDIP Bidang Politik ini pun menegaskan, segala keputusan terkait hal tersebut akan diputuskan bersama dengan Ketua Umum.

Soal pelaksanaan Kongres PDIP, Puan belum dapat memastikan tanggal pastinya. Ia mengatakan, internal PDIP baru akan membahas jadwal Kongres setelah Idul Fitri.

“DPP partai hingga kini belum memutuskan kapan Kongres akan diselenggarakan dan di bulan apa. Kami sebelumnya memang menyampaikan rencana Kongres pada bulan April, tetapi saat ini kami masih berada dalam bulan puasa,” ujar Puan.

“Setelah Ramadan selesai, kami akan melaksanakan rapat bersama Ketua Umum untuk memutuskan tanggal pasti pelaksanaan Kongres,” tutup Puan. ***

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Pajak Kendaraan Didorong Lebih Adil, Insentif Listrik Jadi Kunci Transportasi Hijau
Irma Suryani: RUU Ketenagakerjaan Baru Harus Seimbang untuk Pekerja dan Pengusaha
Kemnaker Gelontorkan Rp32,2 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi Korban Bencana di Sumut dan Aceh
MUI Kritik Cara Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta: Manfaat Ada, Tapi Dinilai Menyiksa
Balik Nama Sertifikat Hibah Rumah ke Anak Tak Otomatis, Ini Tahapan dan Biayanya
Barantin Perkuat Keamanan Pangan ASEAN Lewat Workshop Internasional CanSafe
Jelang Iduladha 2026, Barantin Awasi Ketat Lalu Lintas Hewan Kurban di Seluruh Indonesia
170 Bupati Dikumpulkan Mentan Amran, Rp3 Triliun Digelontorkan untuk Selamatkan Produksi Pangan dari Ancaman Kemarau
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 08:26 WIB

Pajak Kendaraan Didorong Lebih Adil, Insentif Listrik Jadi Kunci Transportasi Hijau

Rabu, 22 April 2026 - 07:32 WIB

Irma Suryani: RUU Ketenagakerjaan Baru Harus Seimbang untuk Pekerja dan Pengusaha

Rabu, 22 April 2026 - 07:25 WIB

Kemnaker Gelontorkan Rp32,2 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi Korban Bencana di Sumut dan Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 08:35 WIB

MUI Kritik Cara Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta: Manfaat Ada, Tapi Dinilai Menyiksa

Selasa, 21 April 2026 - 08:09 WIB

Balik Nama Sertifikat Hibah Rumah ke Anak Tak Otomatis, Ini Tahapan dan Biayanya

Berita Terbaru