Perum BULOG Kirim 2.280 Ton Beras Premium ke Arab Saudi, Bukti Kuatnya Stok Pangan Indonesia

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (dok. rentak.id).

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (dok. rentak.id).

JAKARTA – Perum BULOG memastikan kesiapan pengiriman perdana 2.280 ton beras premium untuk memenuhi kebutuhan konsumsi Jamaah Haji Indonesia Tahun 2026.

Kepastian tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, sebagai bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mendukung layanan konsumsi jamaah di Tanah Suci sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen beras yang semakin kompetitif di pasar internasional.

Rakortas dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Ia menegaskan bahwa pengiriman perdana segera dilaksanakan dan menjadi simbol kuatnya ketahanan pangan nasional.

“Untuk tahap perdana ini sekitar 2.280 ton. Setelah itu akan berlanjut ke negara lain, namun pengiriman pertama ditujukan ke Arab Saudi sebagai bentuk kesiapan Indonesia memasok kebutuhan pangan jamaah haji secara mandiri sekaligus menunjukkan bahwa stok beras nasional dalam kondisi aman dan surplus,” ujar Zulkifli Hasan dalam konferensi pers, Senin (23/2/2026).

Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan seluruh aspek teknis dan logistik telah disiapkan agar pengiriman berjalan tepat waktu dan sesuai standar mutu ekspor.

“Pengiriman tahap pertama sebanyak 2.280 ton ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi petugas haji yang tiba lebih awal. Kami memastikan kualitas produk, ketepatan waktu distribusi, serta keamanan pengiriman melalui jalur laut dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 hingga maksimal 45 hari. Seluruh proses pengemasan dan pengangkutan juga diawasi ketat untuk menjamin mutu tetap terjaga hingga tiba di tujuan,” ujarnya.

Pengiriman direncanakan berlangsung dalam dua tahap dengan dukungan dua kapal guna menjaga kelancaran distribusi. BULOG menegaskan bahwa ekspor ini tidak akan mengganggu ketersediaan beras dalam negeri karena stok nasional berada pada level aman dan terkendali.

“Beras yang dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar dari panen petani Indonesia yang diproses melalui Rice Milling Unit modern berstandar tinggi. Produk memiliki kadar air terjaga, tingkat pecahan rendah, telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta mengantongi sertifikasi halal sehingga layak untuk konsumsi jamaah haji,” tambah Ahmad Rizal Ramdhani.

Sebelumnya, BULOG juga melakukan promosi dan business matching yang difasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah di Jeddah guna memperluas akses pasar pangan Indonesia di kawasan Timur Tengah. Respons positif dari importir dan penyedia katering haji serta umrah dinilai memperkuat optimisme bahwa beras Indonesia mampu bersaing dan diterima di pasar global.

BULOG menegaskan komitmennya menjalankan penugasan pemerintah secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi jamaah, sekaligus memperkuat diplomasi pangan Indonesia di tingkat internasional.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Berita Terbaru