Pemerintah Pastikan Harga Pangan Jateng Terkendali di Akhir 2025

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan monitoring harga pangan di Pasar Kendal . (dok rentak.id)

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan monitoring harga pangan di Pasar Kendal . (dok rentak.id)

KENDAL –  Pemerintah memastikan kondisi harga dan ketersediaan pangan di Jawa Tengah tetap aman dan terkendali hingga pergantian tahun. Kepastian ini disampaikan usai Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani melakukan peninjauan langsung ke Pasar Kendal dan sejumlah titik strategis lainnya, akhir Desember 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli Hasan meninjau langsung harga serta stok berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, cabai, telur, ayam, bawang, hingga daging sapi. Dari hasil pantauan lapangan, harga pangan dinilai relatif stabil dan sebagian besar berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Harga pangan di Kendal cukup baik. Stok tersedia dan harganya relatif lebih murah dibandingkan beberapa daerah lain,” ujar Zulkifli Hasan, Rabu (31/12/2025).

Ia menyebutkan, harga beras terpantau stabil dan tidak melewati HET. Komoditas cabai dijual di kisaran Rp35.000 per kilogram. Sementara telur ayam berada pada rentang Rp28.000 hingga Rp29.000 per kilogram, dan ayam potong dijual dengan harga Rp37.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Untuk bawang, harganya sekitar Rp30.000 per kilogram, sedangkan daging sapi berkisar Rp125.000 hingga Rp130.000 per kilogram.

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa langkah monitoring tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan memastikan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

“Kehadiran kami di lapangan adalah bentuk komitmen pemerintah agar masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga wajar, terutama menjelang perayaan Tahun Baru,” kata Ahmad Rizal Ramdhani.

Selain memantau pasar, Menko Pangan dan Dirut BULOG juga meninjau Gudang BULOG Tambak Aji untuk memastikan ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Saat ini, stok beras BULOG di Jawa Tengah mencapai sekitar 241 ribu ton dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga awal 2026.

Dengan kondisi stok yang memadai dan harga yang terkendali, pemerintah optimistis masyarakat Jawa Tengah dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan lebih tenang. Perum BULOG bersama Kemenko Pangan memastikan akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi lintas sektor guna mencegah gejolak harga serta menjamin pasokan pangan tetap aman.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Penataan Pulau Penyengat Kian Digenjot, Destinasi Wisata Budaya Melayu di Kepri Makin Tertata
Ikan Sapu-Sapu Sebaiknya Diolah Jadi Pupuk, Bukan Dikubur Hidup-hidup
Penangkapan Udang dengan JHUB di Merauke Diatur Ketat, Ini Penjelasan KKP
Kenaikan Harga Energi Picu Risiko Penyimpangan, FKBI Minta Pengawasan Diperketat
Proyek Rp9,56 Miliar Hampir Rampung, Madrasah di Papua Segera Lebih Layak
AHY Tinjau Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja–Solo, Dorong Pemerataan Pembangunan di DIY
Nusron Wahid Tekankan Pelayanan ATR/BPN Harus Pro Rakyat, Jangan Persulit Masyarakat di Riau
KSPI Apresiasi UU PPRT, Desak Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Lebih Transparan

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 06:46 WIB

Penataan Pulau Penyengat Kian Digenjot, Destinasi Wisata Budaya Melayu di Kepri Makin Tertata

Minggu, 26 April 2026 - 08:47 WIB

Ikan Sapu-Sapu Sebaiknya Diolah Jadi Pupuk, Bukan Dikubur Hidup-hidup

Minggu, 26 April 2026 - 08:33 WIB

Penangkapan Udang dengan JHUB di Merauke Diatur Ketat, Ini Penjelasan KKP

Sabtu, 25 April 2026 - 08:20 WIB

Kenaikan Harga Energi Picu Risiko Penyimpangan, FKBI Minta Pengawasan Diperketat

Sabtu, 25 April 2026 - 07:44 WIB

Proyek Rp9,56 Miliar Hampir Rampung, Madrasah di Papua Segera Lebih Layak

Berita Terbaru