Pemerintah Gelar Sidang Isbat untuk Tentukan Idul Fitri pada 29 Maret 2025

- Penulis

Selasa, 18 Maret 2025 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemantauan Hilal untuk Menentukan Masuk 1 Syawal.

Pemantauan Hilal untuk Menentukan Masuk 1 Syawal.

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan 1 Syawal 1446 H atau Idul Fitri 2025. Sidang ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 29 Maret 2025, bertepatan dengan 29 Ramadan.

Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa sidang isbat merupakan bagian dari tradisi tahunan dalam menentukan awal bulan hijriah yang penting bagi umat Islam.

“Seperti biasa, sidang isbat akan kita laksanakan pada tanggal 29 Ramadan untuk menentukan 1 Syawal. Ini juga berlaku untuk penetapan awal Ramadan dan Zulhijah,” ujar Abu Rokhmad dalam rapat persiapan di Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Metode Hisab dan Rukyat

Dalam penentuan awal Syawal, Kemenag mengacu pada metode hisab dan rukyat. Hal ini sejalan dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2024 yang menegaskan bahwa penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah dilakukan oleh pemerintah berdasarkan dua metode tersebut.

Secara perhitungan astronomi atau hisab, ijtimak (konjungsi) diperkirakan terjadi pada 29 Maret 2025 pukul 17.57.58 WIB. Namun, posisi hilal saat matahari terbenam masih berada di antara minus tiga derajat di Papua hingga minus satu derajat di Aceh.

“Data astronomi ini akan kita verifikasi melalui metode rukyat atau pengamatan langsung di lapangan,” kata Abu Rokhmad.

Menurutnya, rukyat memiliki dua dimensi utama. Pertama, dimensi ta’abbudi atau ibadah, yang mengikuti sunnah Nabi Muhammad dalam melihat hilal sebelum menetapkan awal bulan hijriah.

“Praktik ini telah berlangsung sejak zaman Rasulullah dan diperkuat oleh Fatwa MUI,” jelasnya.

Kedua, dimensi ilmiah, yaitu rukyat menjadi cara untuk mengonfirmasi data hisab.

“Apa yang kita hitung secara astronomis, kita pastikan kebenarannya melalui observasi langsung,” tambahnya.

33 Titik Pengamatan Hilal

Proses rukyatul hilal rencananya akan dilakukan di 33 titik di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke.

“Setiap provinsi memiliki satu lokasi pengamatan, kecuali Bali. Di Bali, kita menghormati perayaan Nyepi, sehingga tidak dilakukan rukyat di sana,” ujar Abu Rokhmad.

Sebelum sidang isbat dimulai, Kemenag akan mengadakan Seminar Posisi Hilal Syawal 1446 H pada pukul 16.30 WIB. Seminar ini akan menghadirkan para ahli falak, perwakilan ormas Islam, serta lembaga seperti BMKG, BRIN, LAPAN, dan Planetarium Bosscha.

Sidang isbat akan dimulai sekitar pukul 18.45 WIB dalam format tertutup. Hasil akhirnya akan diumumkan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers setelah sidang.

“Kita berharap proses ini berjalan lancar dan memberikan kepastian bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” tutup Abu Rokhmad. (ERKA)

Penulis : Rahmat Kurnia Lubis

Editor : Eny

Berita Terkait

MUI Kaji Fatwa Haram Rokok Elektrik
Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, MUI: Subsidi Negara Tak Bertentangan dengan Syariat
Imam Besar dari 46 Negara Berkumpul di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden IAMI
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
Maulid Nabi dan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an ke-5 Ponpes Khomsani Nur Berjalan Lancar dan Sukses
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Awali Peringatan HUT ke-81 RI, Dihadiri 100 Ribu Jemaah
Pondok Pesantren Khomsani Nur Kembali Melahirkan Dua Hafiz Al-Qur’an 30 Juz

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:50 WIB

MUI Kaji Fatwa Haram Rokok Elektrik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:37 WIB

Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, MUI: Subsidi Negara Tak Bertentangan dengan Syariat

Senin, 28 September 2026 - 09:39 WIB

Imam Besar dari 46 Negara Berkumpul di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden IAMI

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Maulid Nabi dan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an ke-5 Ponpes Khomsani Nur Berjalan Lancar dan Sukses

Berita Terbaru