JAKARTA — Gedung DPR RI kembali dipenuhi aktivitas sejak pagi hari, Selasa (20/1/2026). Sejumlah komisi dan alat kelengkapan dewan menggelar rapat strategis yang menyentuh isu-isu krusial, mulai dari diplomasi parlemen, reformasi hukum, pendidikan nasional, hingga evaluasi layanan transportasi selama libur Natal dan Tahun Baru.
Agenda dimulai pukul 10.00 WIB. Di bidang hubungan internasional, Ketua BKSAP DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat menggelar Friendly Talk bersama anggota Parlemen Aljazair, Hon. Muhammad Yazid Ben Hamouda. Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan diplomasi parlemen dan jejaring antarnegara.
Di waktu yang sama, Badan Legislasi (Baleg) melanjutkan pembahasan penting terkait pengharmonisasian RUU Perubahan atas UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. RUU ini menjadi sorotan karena menyangkut perlindungan karya kreatif dan industri ekonomi kreatif nasional.
Komisi III DPR RI juga menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan kuasa hukum Triwulan Sari untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait persoalan hukum yang tengah dihadapi.
Sementara itu, Komisi IV memanggil jajaran eselon I Kementerian Pertanian guna membahas Program Kerja Kementan Tahun 2026. Di Komisi IX, agenda rapat difokuskan pada dialog dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menyangkut kebijakan pemenuhan gizi masyarakat.
Isu pendidikan turut menjadi perhatian Komisi X. Dalam rapat dengan Kepala Badan Keahlian DPR RI, Komisi X mendalami RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) sebagai bagian dari proses harmonisasi di Badan Legislasi.
Memasuki siang hari, sejumlah rapat strategis kembali digelar. Komisi I menggelar rapat kerja dengan Kepala BSSN untuk mengevaluasi capaian program 2025 sekaligus membahas rencana kerja 2026 di bidang keamanan siber nasional.
Komisi II mengundang sejumlah pakar politik dari CSIS, Puskapol UI, dan Dr. Margarito Kamis untuk mengulas desain serta persoalan pemilu ke depan. Sementara Komisi III menggelar rapat kerja dengan Jaksa Agung dan seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi se-Indonesia guna mengevaluasi kinerja Kejaksaan Agung tahun anggaran 2025 dan membahas rencana kerja 2026.
Sorotan publik juga tertuju ke Komisi V yang menggelar rapat gabungan dengan Menteri Perhubungan, Menteri PUPR, Kepala BMKG, Basarnas, serta Korlantas Polri. Rapat ini membahas evaluasi layanan infrastruktur dan transportasi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Di sektor keamanan, Komisi XIII menggelar RDP dengan Kepala BNPT membahas program kerja dan anggaran 2026, isu aktual terorisme, serta efektivitas peran Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di daerah.
Masih di Baleg, panitia kerja melanjutkan pembahasan RUU Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Sementara Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menyerap aspirasi Penjaga Warisan Sunda terkait persoalan yang dihadapi Kebun Binatang Bandung.
Sore hari, Komisi VII menggelar rapat kerja dengan Menteri UMKM untuk mengevaluasi kinerja 2025 dan membahas rencana program 2026. Komisi X melalui panja pelestarian cagar budaya juga menggelar RDP lintas kementerian guna membahas kepastian hukum, tata ruang, dan konflik agraria di kawasan cagar budaya.
Adapun Komisi XI menggelar RDPU dengan pelapor individu, Hendra Wijaya, terkait permohonan perlindungan hukum dalam proses lelang aset PT Bank Mandiri.
Padatnya agenda parlemen hari ini menegaskan komitmen DPR RI dalam mengawal berbagai isu strategis nasional, dari reformasi hukum, pendidikan, pangan, keamanan, hingga layanan publik. Gedung parlemen pun kembali menjadi pusat perumusan arah kebijakan bangsa.
Penulis : lazir
Editor : ameri






