Pantau Pasar Jakarta, BULOG Pastikan Minyakita Cukup dan Harga Terkendali

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani,meninjau kondisi pasokan di Pasar Minggu dan Pasar Grogol. (dok. bulog)

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani,meninjau kondisi pasokan di Pasar Minggu dan Pasar Grogol. (dok. bulog)

JAKARTA – Perum BULOG menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan minyak goreng “Minyakita” tetap aman dan mudah diakses masyarakat, khususnya di pasar tradisional. Kepastian ini diperoleh setelah jajaran direksi melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pasar di Jakarta.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, bersama Direktur Pemasaran Febby Novita, turun langsung meninjau kondisi pasokan di Pasar Minggu dan Pasar Grogol, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan merata. Dalam pelaksanaan monitoring, BULOG turut bersinergi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi DKI Jakarta, Perumda Pasar Jaya, serta Kanwil BULOG DKI Jakarta dan Banten.

Ahmad Rizal menegaskan bahwa stok Minyakita saat ini dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami memastikan bahwa Minyakita tersedia dan dijual dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat. Saat ini harga terpantau sesuai HET di angka Rp15.700 per liter,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, permintaan Minyakita mengalami peningkatan seiring perubahan pola konsumsi masyarakat dari minyak curah ke minyak kemasan sederhana. Untuk itu, BULOG telah mengambil langkah antisipatif dengan mengusulkan tambahan kuota pasokan.

“Kami melihat adanya peningkatan permintaan, sehingga langkah antisipatif sudah kami lakukan dengan mengusulkan tambahan pasokan. Tujuannya agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan Minyakita,” jelasnya.

Selain memastikan ketersediaan minyak goreng, BULOG juga menyoroti kondisi stok beras nasional yang dinilai aman. Saat ini, cadangan beras mencapai sekitar 4,7 juta ton, ditopang oleh serapan gabah petani yang masih terus berlangsung.

“BULOG bersama pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan pangan, termasuk beras dan Minyakita, tersedia dengan baik,” tegasnya.

Ke depan, kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkala di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya
Mentan Bongkar Modus Penyelewengan Beras SPHP, 8 Pegawai Bulog dan Bapanas Dicopot

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia

Berita Terbaru