Panen Modern BULOG di Karawang Tunjukkan Inovasi Pertanian Ramah Lingkungan

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen padi varietas Inpari 32 di Karawang. (dok. bulog)

Panen padi varietas Inpari 32 di Karawang. (dok. bulog)

KARAWANG — Perum BULOG terus menunjukkan komitmennya dalam memodernisasi sektor pertanian. Hal itu terlihat dari kegiatan panen padi varietas Inpari 32 di Desa Kepuh, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin (4/11/2025).

Panen ini merupakan bagian dari program Mitra Tani di lahan budidaya mandiri seluas 5,5 hektare dari total 14,5 hektare area tanam.

Panen tersebut menjadi penanda keberhasilan penerapan Good Agriculture Practices (GAP), sekaligus bukti bahwa produktivitas tinggi dapat dicapai tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.

Dalam program Mitra Tani ini, BULOG sepenuhnya menerapkan teknologi pertanian modern yang menekankan efisiensi dan kelestarian. Beragam inovasi diterapkan, mulai dari penggunaan benih unggul bersertifikasi, pemupukan berimbang dengan drone, penggunaan biostimulan untuk nutrisi tanaman, biopestisida, hingga mesin combine harvester untuk proses panen.

Hasilnya, produktivitas panen berdasarkan data ubinan dari BPS Karawang mencapai 7,2 ton per hektare, meningkat dibanding musim tanam sebelumnya. Capaian ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis sains dan teknologi mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

Kegiatan panen turut dihadiri Wakil Direktur Utama Perum BULOG Marga Taufiq, jajaran direksi, serta anggota Dewan Pengawas BULOG. Hadir pula perwakilan dari Polres dan Kodim Karawang, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang, Pemerintah Kecamatan Jatisari, serta Pemerintah Desa Jatibaru.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program Mitra Tani sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah BULOG sejalan dengan arah pembangunan pangan nasional yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada keberlanjutan,” ujar Marga Taufiq, Wakil Direktur Utama Perum BULOG.

“Pemanfaatan teknologi ramah lingkungan seperti drone untuk pemupukan efisien dan pestisida biologis untuk menjaga kualitas tanah serta air adalah bukti komitmen kami membangun pertanian masa depan yang hijau, tangguh, dan berdaya saing,” lanjutnya.

Hasil panen dari Mitra Tani diolah melalui fasilitas Sentra Penggilingan Padi (SPP) Karawang milik BULOG. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat rantai pasok pangan dari hulu ke hilir sekaligus mengoptimalkan aset guna mendukung ketersediaan pangan nasional

Panen di Karawang ini sekaligus menegaskan peran BULOG sebagai pelopor inovasi dalam memperkuat rantai pasok pangan nasional. Tak hanya fokus pada logistik dan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), BULOG kini aktif mengembangkan budidaya mandiri berbasis teknologi yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Lebih dari sekadar panen, kegiatan ini menjadi cerminan transformasi menuju sistem pertanian cerdas (smart farming) yang efisien, ramah lingkungan, dan berbasis data.

Panen padi varietas Inpari 32 di Karawang menjadi simbol sinergi antara petani, teknologi, dan keberlanjutan. Inovasi ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain, serta memperkuat posisi Perum BULOG sebagai penggerak utama pertanian hijau Indonesia menuju kedaulatan pangan nasional.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Berita Terbaru