MTI Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi Transportasi Internasional EASTS 2025, Gandeng 19 Negara Bahas Mobilitas Masa Depan

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara halalbihalal MTI yang digelar di Jakarta (dok. rentak.id)

Acara halalbihalal MTI yang digelar di Jakarta (dok. rentak.id)

JAKARTA — Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) tengah bersiap menjalankan peran besar sekaligus kehormatan: menjadi tuan rumah Konferensi Internasional EASTS (Eastern Asia Society for Transportation Studies) ke-16 yang akan digelar di Surakarta pada 1–4 September 2025. Acara prestisius ini rencananya akan dihadiri oleh sekitar 800 hingga 900 peserta dari 19 negara anggota EASTS.

“Konferensi ini bukan sekadar forum akademik,” tegas Ketua Umum MTI, Tory Damantoro, dalam sambutannya di acara halalbihalal MTI yang digelar di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

“Ini adalah panggung penting untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menjadi bagian aktif dari solusi mobilitas global melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan.”

Tory menyampaikan bahwa MTI tidak hanya membawa nama lembaga, tetapi juga mewakili semangat kolaborasi seluruh ekosistem transportasi nasional. Karena itu, ia mengajak semua unsur MTI—dari komisariat wilayah, divisi, hingga individu anggota—untuk bersatu dan berkontribusi dalam menyukseskan gelaran internasional tersebut.

“Mari kita buktikan bahwa Indonesia, dengan segala keunikan dan dinamikanya, bisa menjadi contoh inspiratif bagi pengembangan transportasi berkelanjutan di kawasan bahkan dunia,” ucapnya penuh semangat.

Lebih dari sekadar seremoni, Tory menekankan bahwa acara halalbihalal ini menjadi momen refleksi yang penting bagi MTI. Ia menyebutnya sebagai waktu untuk mengevaluasi langkah-langkah yang telah ditempuh dalam mencapai visi besar MTI: membangun sistem transportasi nasional yang berkelanjutan, berkeadilan, dan berdaya saing.

“Silaturahmi seperti ini memperkuat jejaring dan semangat gotong royong antar insan MTI dan para pemangku kepentingan. Karena kita semua tahu, membangun transportasi yang inklusif dan berkelanjutan tidak bisa dilakukan sendiri—harus dilakukan secara bersama-sama,” tutup Tory.

Konferensi EASTS dikenal sebagai salah satu ajang ilmiah paling bergengsi di kawasan Asia Timur dalam bidang transportasi.

Kehadiran ratusan akademisi, profesional, dan pengambil kebijakan dari berbagai negara menjadi peluang emas bagi Indonesia untuk memperluas jejaring, berbagi praktik baik, sekaligus mempresentasikan capaian dan tantangan transportasi nasional di era transformasi global. ***

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya
Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi
Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Berita Terbaru