Misbakhun Apresiasi Penundaan Pungutan Pajak Online: Langkah Realistis di Tengah Pemulihan Ekonomi

- Penulis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mukhamad Misbakhun (dok. rentak.id)

Mukhamad Misbakhun (dok. rentak.id)

JAKARTA – Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyambut positif keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menunda penerapan pungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi pedagang online di marketplace.

Menurut Misbakhun, keputusan tersebut menunjukkan kepekaan pemerintah terhadap kondisi ekonomi nasional yang masih dalam tahap pemulihan, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk tetap bertahan.

“Ini langkah pemerintah yang realistis. Penundaan ini akan memberi ruang bernapas kepada pelaku usaha agar tidak terbebani di saat ekonomi belum sepenuhnya pulih,” ujar Misbakhun dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Ia menegaskan, kebijakan pajak digital seharusnya tidak hanya fokus pada perluasan basis penerimaan negara, tetapi juga harus mampu membangun sistem perpajakan yang modern, memperkuat data fiskal, serta menciptakan keadilan antara pelaku usaha offline dan online.

“Di sinilah pentingnya desain kebijakan pajak yang tidak mematikan UMKM, sekaligus memastikan perusahaan marketplace besar memberi kontribusi yang sepadan,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Misbakhun juga menyampaikan bahwa DPR melalui Komisi XI akan mengawal masa penundaan ini agar dimanfaatkan pemerintah untuk menata ulang sistem secara menyeluruh. Langkah tersebut meliputi integrasi sistem dengan marketplace, penyederhanaan administrasi, hingga sosialisasi yang jelas kepada para pedagang.

“Penundaan bukan berarti mundur dari reformasi. Justru ini kesempatan untuk memastikan saat aturan diberlakukan nanti, semuanya berjalan lancar, transparan, dan diterima dengan baik oleh pelaku usaha,” tambahnya.

Lebih lanjut, Misbakhun mendorong pemerintah agar lebih aktif berdialog dengan asosiasi e-commerce dan komunitas UMKM dalam proses perumusan kebijakan.

“Kalau komunikasi terbuka dan roadmap-nya jelas, saya yakin kebijakan pajak digital ini bisa diterapkan tanpa mengganggu pertumbuhan ekonomi, bahkan bisa menjadi instrumen keadilan yang kuat,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Panen Raya di Tulungagung Perkuat Cadangan Beras, BULOG Serap Ribuan Kilogram Gabah Petani
BULOG Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Wadirut Turun Langsung ke Medan
Pakar Hukum Puji Mentan Amran, Berani Sikat Mafia Beras hingga Stok 5 Juta Ton
Stok Beras BULOG Tembus 5 Juta Ton, Dirut Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
Stok Beras BULOG Tembus 5 Juta Ton, Tonggak Baru Ketahanan Pangan Nasional
BULOG Pastikan Stok Beras dan MinyaKita Aman, Penyaluran Bantuan Pangan Februari–Maret Dipercepat
Prof. Sembiring: Defiyan Cori Afiliasi Mafia Pangan, Mengaku Staf Bappenas
Nasim Khan Soroti Koperasi Mirip PT, Dorong Reformasi Lewat RUU Perkoperasian

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:02 WIB

Panen Raya di Tulungagung Perkuat Cadangan Beras, BULOG Serap Ribuan Kilogram Gabah Petani

Senin, 27 April 2026 - 09:39 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Wadirut Turun Langsung ke Medan

Sabtu, 25 April 2026 - 07:57 WIB

Pakar Hukum Puji Mentan Amran, Berani Sikat Mafia Beras hingga Stok 5 Juta Ton

Jumat, 24 April 2026 - 10:04 WIB

Stok Beras BULOG Tembus 5 Juta Ton, Dirut Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026

Jumat, 24 April 2026 - 06:38 WIB

Stok Beras BULOG Tembus 5 Juta Ton, Tonggak Baru Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru