JAKARTA – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/5/2025).
Dalam sidang tersebut, Menteri Karding turut didampingi oleh dua wakilnya, Christina Aryani dan Dzulfikar Ahmad Tawalla.
Usai sidang, Karding menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas capaian dari masing-masing kementerian, serta arahan langsung dari Presiden Prabowo.
“Hari ini kita mendapat pencerahan dari Bapak Presiden Prabowo dalam banyak hal, termasuk apa-apa yang sudah dicapai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Karding mengungkapkan bahwa Presiden menekankan pentingnya menjadikan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan utama dalam merumuskan setiap kebijakan pemerintahan.
“Ada beberapa tekanan penting dari Presiden, salah satunya kita harus menjadikan UUD 1945 sebagai dasar kita bertindak,” katanya.
Presiden Prabowo, kata Karding, juga menyoroti persoalan kemiskinan yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Ia meminta seluruh menteri untuk lebih peka terhadap kondisi masyarakat yang masih hidup dalam keterbatasan.
“Presiden juga mengingatkan bahwa masih banyak rakyat Indonesia yang tidur di gubuk-gubuk reok,” ungkap Karding.
Atas arahan tersebut, Karding menegaskan bahwa pihaknya akan menjadikannya sebagai catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti. “Itu menjadi perhatian kita semua dan akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.













