Menkeu: Rasio Utang Indonesia Aman, Dana ke Daerah Naik Jadi Rp1.367 Triliun

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (foto. rentak.id)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (foto. rentak.id)

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya peran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam mengawasi penyerapan anggaran pemerintah.

Menurutnya, pengelolaan anggaran yang tepat sasaran menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan menjaga stabilitas fiskal.

Hal tersebut disampaikan Purbaya usai menghadiri Sidang Rapat Paripurna DPR RI ke-5, Selasa (23/9/2025).

Ia menjelaskan bahwa kebijakan fiskal, termasuk penggunaan utang, harus disesuaikan dengan kondisi ekonomi yang sedang dihadapi negara.

“Kalau ekonomi sedang kuat, kita tidak perlu menambah utang terlalu banyak. Namun jika ekonomi melambat, pemerintah harus memberikan stimulus, yang mungkin memerlukan tambahan utang,” ujar Purbaya.

Target Tambahan Penerimaan Negara Rp220 Triliun

Purbaya optimistis pemerintah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat tanpa harus meningkatkan utang secara signifikan. Ia menyebut strategi pemerintah akan fokus pada optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta peningkatan penerimaan pajak.

“Dengan APBN yang ada, saya ingin pertumbuhan ekonomi lebih cepat dan pendapatan pajak lebih tinggi. Target tambahan penerimaan negara sekitar Rp220 triliun, minimal Rp110 triliun,” ungkapnya.

Menurutnya, peningkatan penerimaan pajak akan dilakukan melalui perbaikan sistem dan pemberantasan penggelapan pajak yang diharapkan memberi dampak signifikan dalam satu tahun ke depan.

Rasio Utang Indonesia Tetap di Batas Aman

Menkeu memastikan kondisi fiskal Indonesia masih dalam batas aman. Saat ini, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada di bawah 60%, sedangkan rasio defisit APBN tetap dijaga di bawah 3% dari PDB.

“Utang kita jauh lebih rendah dibanding negara maju seperti Jerman yang mencapai 100% PDB, Amerika lebih dari 120%, bahkan Jepang 250%. Jadi, posisi kita sangat aman,” tegasnya.

Purbaya juga menegaskan bahwa standar yang dipakai Indonesia sudah sesuai dengan praktik internasional, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi utang negara.

Fokus pada Ekonomi Daerah dan Dana Pemerintah Pusat

Selain fokus pada penerimaan negara, pemerintah juga memperhatikan keseimbangan ekonomi daerah. Salah satunya dengan memastikan belanja pemerintah pusat yang dialokasikan ke daerah dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran.

“Alokasi dana pusat untuk program di daerah naik dari Rp1.300 triliun menjadi Rp1.367 triliun. Tugas kami memastikan penggunaan dana ini benar-benar efektif dan memberi manfaat bagi masyarakat,” jelas Purbaya.

Ia menambahkan, langkah ini juga bertujuan menjaga stabilitas sosial, politik, dan ekonomi agar pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga dan merata.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya
Mentan Bongkar Modus Penyelewengan Beras SPHP, 8 Pegawai Bulog dan Bapanas Dicopot
Jotun hingga Golden Eagle Masuk Agenda KPPU, Ini 5 Dugaan Pelanggaran Usaha yang Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB