Megawati Tiba di Abu Dhabi Usai Ibadah di Tanah Suci, Disambut Utusan Khusus Ibu Suri

- Penulis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri beserta rombongan tiba di Abu Dhabi. (sok.r.id)

Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri beserta rombongan tiba di Abu Dhabi. (sok.r.id)

ABU DHABI –  Setelah menunaikan ibadah umrah dan berziarah ke Masjid Nabawi di Madinah, Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri melanjutkan perjalanan ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

Kedatangannya pada Jumat (14/2/2025) sore waktu setempat disambut langsung oleh utusan khusus setingkat menteri dari Ibu Suri Seikha Fatima binti Mubaraq Al Ketbi, Dr. Maitha Bint Salem Al Shamsi.

Megawati yang tiba di Bandara Al Bateen Executive Airport didampingi dua anaknya, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Mohamad Rizki Pratama.

Turut menyambut kedatangan mereka adalah Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Al-Dhaheri, serta sejumlah pejabat penting Indonesia, termasuk Duta Besar Indonesia untuk UEA Husin Bagis, Duta Besar Indonesia untuk Tunisia Zuhairi Misrawi, Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, dan Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat PDIP, Andi Widjajanto.

Dalam kesempatan tersebut, Megawati dan Puan tampak kompak mengenakan hijab dengan busana berwarna abu-abu. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju hotel tempat mereka menginap selama berada di Abu Dhabi.

“Ibu Megawati akan memenuhi undangan dari Seikha Fatima binti Mubaraq Al Ketbi dan juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Uni Emirat Arab, Pangeran Mohammed Bin Zayed,” ujar Ahmad Basarah.

Kedatangan Megawati ke Abu Dhabi tidak hanya merupakan kunjungan kehormatan, tetapi juga bagian dari rangkaian hubungan diplomatik antara Indonesia dan UEA. Seikha Fatima sendiri dikenal sebagai tokoh berpengaruh di UEA, terutama dalam sektor pendidikan dan kebijakan sosial. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Universitas Zayed dan berperan dalam berbagai organisasi internasional, termasuk UNESCO.

Pertemuan ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara kedua negara, terutama dalam bidang pendidikan, sosial, dan kebijakan strategis lainnya. ***

 

Penulis : amand aaz

Editor : amer

Berita Terkait

Perdagangan Indonesia-Rumania Tembus USD 571,6 Juta, Naik 240 Persen
Nasi Padang Jadi Magnet, 1.200 Pengunjung Ramaikan Festival Indonesia di Bucharest
KBRI Kolombo Resmikan Indonesia Cultural Centre, Gamelan hingga Tari Tor Tor Warnai Acara
WNI di Rumania Rayakan HUT ke-81 RI, Doa untuk Korban Gempa NTT Menggema di Bucharest
AHY Tegaskan Indonesia Siap Jadi Jembatan ASEAN–Eurasia, Dorong Infrastruktur Hijau Berkelanjutan
AHY Dorong Infrastruktur Hijau dan Ketahanan Kawasan Asia di Ecosperity Week 2026 Singapura
Satelit Uji Kelima Fergani Space Berhasil Mengorbit, Turkiye Kian Dekat Mandiri di Sektor Antariksa
Paus Leo XIV Tegas: Tak Ada Dalih Agama untuk Perang, Serukan Dunia Hentikan Kekerasan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:54 WIB

Perdagangan Indonesia-Rumania Tembus USD 571,6 Juta, Naik 240 Persen

Senin, 14 September 2026 - 09:30 WIB

Nasi Padang Jadi Magnet, 1.200 Pengunjung Ramaikan Festival Indonesia di Bucharest

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:03 WIB

KBRI Kolombo Resmikan Indonesia Cultural Centre, Gamelan hingga Tari Tor Tor Warnai Acara

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:59 WIB

WNI di Rumania Rayakan HUT ke-81 RI, Doa untuk Korban Gempa NTT Menggema di Bucharest

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:19 WIB

AHY Tegaskan Indonesia Siap Jadi Jembatan ASEAN–Eurasia, Dorong Infrastruktur Hijau Berkelanjutan

Berita Terbaru