MA Khomsani Nur Lumajang Luncurkan Absensi QR Code Terkoneksi WhatsApp Orang Tua

- Penulis

Senin, 19 Mei 2025 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MA Khomsani Nur, Klanting, Kecamatan Sukodono, Lumajang,  saat  absensi digital berbasis QR Code. (foto.atz)

MA Khomsani Nur, Klanting, Kecamatan Sukodono, Lumajang, saat absensi digital berbasis QR Code. (foto.atz)

LUMAJANG – Madrasah Aliyah (MA) Khomsani Nur, yang berlokasi di Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, meluncurkan sistem absensi digital berbasis QR Code⁷ sebagai inovasi dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dan guru.

Kepala MA Khomsani Nur menyampaikan, program ini digagas oleh pihak Yayasan sebagai bentuk pembenahan sistem kedisiplinan, sekaligus menjawab keluhan sejumlah orang tua terkait siswa yang sering membolos namun mengaku hadir ke sekolah.

“Alhamdulillah, absensi digital ini sudah berjalan dengan baik. Semoga menjadi penghubung efektif antara madrasah dan orang tua dalam memantau perkembangan anak,” ujarnya, Senin  (19/5/2025).

Sistem absensi ini memungkinkan informasi kehadiran dan kepulangan siswa dikirim langsung ke ponsel orang tua melalui notifikasi WhatsApp, lengkap dengan foto dan lokasi siswa. Inovasi ini diharapkan bisa memberikan rasa tenang bagi wali murid serta mendorong siswa lebih disiplin.

Yayasan turut menggandeng tenaga ahli untuk merancang sistem absensi digital yang kini digunakan oleh seluruh siswa dan guru. Pihak sekolah juga telah mengundang wali murid serta komite sekolah untuk sosialisasi penggunaan sistem baru ini.

Dimas, selaku Admin Absensi Digital, menjelaskan bahwa absensi berbasis QR Code sangat praktis dan tidak mengganggu proses belajar mengajar.

“Cukup menggunakan ponsel, guru dan siswa dapat melakukan absensi dengan cepat. Orang tua juga langsung mendapat notifikasi jika anak hadir, terlambat, atau pulang,” jelasnya.

Sistem ini disediakan oleh GARUDAFX.COM dan dirancang untuk mendukung kemudahan serta keamanan informasi, sekaligus menjadi sarana monitoring yang transparan bagi orang tua.

Dengan terobosan ini, MA Khomsani Nur berharap dapat terus berinovasi demi mencetak generasi yang disiplin dan bertanggung jawab.

“Semoga menjadi langkah maju bagi madrasah dan bermanfaat luas untuk umat,” pungkas Kepala Madrasah.

Berita Terkait

Ponpes Khomsani Nur Berangkatkan Dua Ustadz ke Kendari untuk Misi Dakwah, Ini Harapannya
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tinjau Latihan Paskibra Hardiknas 2026, Soroti Akses Pendidikan Merata
Revitalisasi Sekolah di Gorontalo Digeber: Dari Atap Bocor hingga Laboratorium Baru, Siswa Kini Belajar Lebih Nyaman
Gotong Royong Sekolah, 89 Siswa SDN Cipayung Ciputat Sukses Ikuti TKA 2026
Kemendikdasmen Perluas PJJ ke 34 Provinsi, Targetkan 3.500 Anak Tidak Sekolah Kembali Belajar
Kesempatan Emas Guru! Program PPG 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Dari Nyaris Roboh Jadi Nyaman, SLBN Indramayu Bangkit Lewat Revitalisasi
Upacara Hari Kartini 2026 di MA Khomsani Nur Klanting Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:40 WIB

Ponpes Khomsani Nur Berangkatkan Dua Ustadz ke Kendari untuk Misi Dakwah, Ini Harapannya

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:20 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tinjau Latihan Paskibra Hardiknas 2026, Soroti Akses Pendidikan Merata

Kamis, 30 April 2026 - 06:52 WIB

Revitalisasi Sekolah di Gorontalo Digeber: Dari Atap Bocor hingga Laboratorium Baru, Siswa Kini Belajar Lebih Nyaman

Selasa, 28 April 2026 - 09:03 WIB

Gotong Royong Sekolah, 89 Siswa SDN Cipayung Ciputat Sukses Ikuti TKA 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 09:53 WIB

Kemendikdasmen Perluas PJJ ke 34 Provinsi, Targetkan 3.500 Anak Tidak Sekolah Kembali Belajar

Berita Terbaru