Lahir dari Keluarga Tak Mampu, Ganjar: Ingin Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

- Penulis

Sabtu, 3 Juni 2023 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo saat lari pagi di Cirebon. (ist)

Ganjar Pranowo saat lari pagi di Cirebon. (ist)

RENTAK.ID, CIREBON – Tak banyak yang tahu kalau kalau hidup Ganjar Pranowo penuh dengan kerja keras dan perjuangan dalam merahi mimpi mensejahterakan rakyat.

Bakal calon presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo mengulas kisah perjuangan dirinya yang penuh dengan kerja keras dan perjuangan dalam merahi mimpi mensejahterakan rakyat.

Dikatakan Ganjar tatkala dirinya menyapa Ketua DPP PDIP Rokhmin Dahuri saat acara konsolidasi PDIP Jawa Barat untuk pemenangan Pemilu 2024 di Kota Cirebon, Sabtu (3/6/2023). Ia pun menyebut, perjalanan hidup Rokhmin Dahuri tak beda jauh dengan dirinya yang berjuang dari bawah hingga pada posisi sekarang ini.

Ganjar mengatakan, Rokhmin bermula dari anak seorang nelayan yang bekerja secara profesional hingga menempuh gelar profesor. Lalu, meneruskan perjuangan dengan menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Gotong Royong.

“Maaf betul, saya baca CV beliau, 11-12 dengan saya, dari keluarga yang tidak mampu, anak nelayan, dengan kerja yang luar biasa menjadi profesor. Menjadi seorang menteri, dan hari ini menjadi pembicara di kelas dunia yang mengerti persis, paham betul bagaimana mengelola laut kita,” sebut Ganjar.

Ganjar menyampaikan, bagaimana di kesempatan dalam sebuah forum, dirinya menyebut potensi maritim Indonesia yang sangat kaya jika dikelola dengan baik dan benar.

“Saya kemarin di acara MNC Group, saya sampaikan seandainya satu sektor saja maritim kita kelola, berapa uang yang kita dapat untuk negara dan bangsa ini,” ulas Ganjar.

Terlebih, Ganjar menyebut bahwa sebagai sebagai pejabat publik, ada satu mimpi yang harus diwujudkan bersama. Yakni, bagaimana cara untuk mensejahterakan rakyat.

“Satu isu yang mesti kita bereskan di tingkat publik dan itu ujung akhir dari amanat politik, adalah mensejahterakan rakyat,” tegas Ganjar. ***

Berita Terkait

Deddy Sitorus Bicara Putusan MK soal Gibran, Singgung Hak Angket DPR
Ansufri Sambo Pimpin Partai Ummat, Kepengurusan Baru Siapkan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
IPW Soroti Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Dinilai Melampaui Kewenangan
GKSR Usulkan Ambang Batas Parlemen 1 Persen, Nilai PT 5 Persen Bertentangan dengan Putusan MK
Prabowo Lantik Suahasil Nazar sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
HUT ke-25 Demokrat, AHY Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo
Ruslani Dapat Nomor Urut 3 di Pilkades Sukadanau, Usung Perubahan Total
AHY Dukung Prabowo Tutup Kebocoran Negara, Kekayaan yang Diselamatkan Harus Kembali ke Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Deddy Sitorus Bicara Putusan MK soal Gibran, Singgung Hak Angket DPR

Minggu, 27 September 2026 - 10:34 WIB

Ansufri Sambo Pimpin Partai Ummat, Kepengurusan Baru Siapkan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

Jumat, 25 September 2026 - 19:23 WIB

IPW Soroti Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Dinilai Melampaui Kewenangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:39 WIB

GKSR Usulkan Ambang Batas Parlemen 1 Persen, Nilai PT 5 Persen Bertentangan dengan Putusan MK

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazar sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Berita Terbaru