RENTAK.ID – Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawansa, meresmikan tiga program unggulan dalam Kongres XVIII Muslimat NU yang digelar di Jatim Expo, Surabaya, pada Senin (10/2/2025).
Tiga program tersebut, yang diberi nama ‘Mustika’, mencakup aspek lingkungan, pengentasan kemiskinan, serta kesehatan dan kebugaran.
Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya peran Muslimat NU dalam membangun kesadaran kolektif di masyarakat.
“Kami ingin Muslimat NU menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan, membantu masyarakat kurang mampu, serta meningkatkan kesehatan bersama,” ujarnya.
Peduli Lingkungan dengan Mustika Darling
Program pertama yang diperkenalkan adalah Muslimat Cantik Sadar Lingkungan (Mustika Darling). Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian anggota Muslimat NU terhadap kebersihan dan kelestarian alam.
Menurut Khofifah, kesadaran lingkungan harus menjadi kebiasaan yang ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita ingin seluruh jajaran Muslimat NU memiliki kesadaran untuk terus bisa merawat lingkungannya, terutama dengan menjaga kebersihan dan mengurangi sampah,” ungkapnya.
Mustika Mesem, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
Program kedua, Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem (Mustika Mesem), menjadi bagian dari upaya Muslimat NU dalam mendukung kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Program ini telah diterapkan dalam berbagai kegiatan pengajian dengan konsep sederhana namun berdampak besar.
Dalam setiap pengajian, peserta diajak membawa satu butir telur yang kemudian dikumpulkan dan disalurkan kepada masyarakat rentan.
Konsep ini, menurut Khofifah, sejalan dengan upaya mencegah stunting dan meningkatkan asupan gizi bagi keluarga miskin.
“Kami ingin gerakan ini lebih luas lagi, karena satu telur yang kita bawa sebenarnya adalah bentuk kepedulian bagi keluarga yang membutuhkan,” jelasnya.
Sehat dan Bugar dengan Mustika Segar
Program ketiga yang diumumkan dalam kongres adalah Muslimat Cantik Sehat dan Bugar (Mustika Segar).
Program ini menitikberatkan pada peningkatan kesehatan anggota Muslimat NU melalui aktivitas fisik, seperti senam yang telah mendapatkan dukungan dari Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
“Kita memastikan senam Muslimat NU akan menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Pak Menteri Kesehatan juga memberikan dukungan penuh terhadap program ini,” ujar Khofifah.
Dengan adanya tiga program ini, Muslimat NU berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Kongres XVIII ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan kesehatan bangsa.***
Editor : Ayham
Sumber Berita: RRI.co.id













