JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Artis Film Indonesia (DPP Parfi), Soultan Saladin, melontarkan kritik tajam kepada para artis yang kini duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Ia menilai banyak artis yang terjun ke dunia politik hanya aktif saat pemilu, namun setelah duduk di kursi parlemen justru tidak terdengar suaranya.
“Sebagai senior di dunia perfilman, kita bagian dari seni peran. Saya, Soultan Saladin, menghimbau kepada teman-teman, adik-adik yang berada di DPR atau lebih kerennya anggota Dewan Perwakilan Rakyat, sebaiknya ambil langkah yang bijak. Kalau hanya diam dan tidak bersuara, lebih baik mengundurkan diri daripada mengecewakan masyarakat,” kata Soultan Saladin dalam pernyataannya, Senin (1/9/2025).
Ia menegaskan, banyak artis yang duduk di DPR hanya dianggap sebagai alat pengumpul suara saat pemilu, namun setelah terpilih justru tidak memberi kontribusi nyata.
“Selama ini keadaan hanya dijadikan untuk mengumpul suara. Setelah duduk, ya hanya menerima gaji buta. Memang ada satu-dua orang yang bersuara, tapi itu sangat sedikit,” ujarnya.
Soultan mengingatkan agar para artis anggota dewan tidak hanya mencari keuntungan pribadi. “Ini perlu diingatkan. Jangan sampai masyarakat marah, nanti yang lain juga kena imbasnya. Itu saran saya, boleh diterima boleh tidak,” tegasnya.
Selain soal kinerja di DPR, Soultan juga mengkritik gaya hidup sebagian artis yang masih gemar pamer kemewahan di tengah kondisi masyarakat yang sulit. “Kepada teman-teman artis yang lagi mumpuni, sebaiknya bisa menahan diri untuk tidak pamer. Jangan pamer kemewahan di antara masyarakat yang sekarang begitu prihatin. Kita melihat kondisi hari ini, bagaimana tidak terhormatnya gaya hidup Uya Kuya,” ujarnya.
Ia bahkan menyinggung sejumlah nama artis yang dianggap tidak sensitif terhadap kondisi bangsa. “Satu lagi tuh, Nafa Urbach, satu lagi, Eko Patrio, yang petentang-petenteng di saat kondisi yang memprihatinkan,” kata Soultan.
Soultan Saladin menutup pernyataannya dengan dorongan agar para artis di DPR melakukan evaluasi diri. “Sebelum dimundurkan atau dibubarkan, sebaiknya anggota dewan dari kalangan artis yang tidak bekerja dengan baik mundur. Toh selama ini kalian tidak ada kerja, malah gaji kalian dari pajak rakyat,” tegasnya.
Penulis : lazir
Editor : ameri






