Kekuatan Sejati Manusia: Menggapai Sehat Fisik dan Jiwa Lewat Iman dan Ikhtiar Sunah

- Penulis

Senin, 3 Februari 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manusia, meskipun dianugerahi akal dan kekuatan, tetap memiliki batasan. Di balik segala pencapaian dan kemampuan, ada satu kekuatan tak terbatas yang menjadi sumber segala kehidupan—kekuatan Sang Pencipta, Allah SWT. Allah tidak hanya menciptakan manusia dalam bentuk terbaik, tetapi juga memberinya tanggung jawab lebih besar dibanding makhluk lainnya. Seperti yang tertulis dalam Al-Qur’an surah At-Tin ayat 4:

 لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ
“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS. At-Tin: 4)

Kekuatan Akal dan Hati
Manusia memiliki keistimewaan berupa akal, yang mampu membedakan mana yang baik dan buruk menurut syariat. Namun, akal ini sangat dipengaruhi oleh kondisi hati. “Jika hati baik, maka baik pula seluruh tubuh,” begitu sabda Rasulullah SAW. Saat hati diliputi kesedihan, raut wajah menjadi muram, tubuh lemas, dan semangat hidup menurun. Penyebabnya? Ketidakmampuan menerima takdir Allah dengan lapang dada.

Empat Upaya Hidup Sehat Tanpa Obat
Kesehatan bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal spiritual. Ada empat langkah sederhana untuk menjaga kesehatan tanpa bergantung pada obat-obatan:

  1. Pendekatan Ilahiyah (Spiritual)
    Kedekatan kepada Allah adalah obat utama bagi hati yang gelisah. Ibadah yang khusyuk, dzikir, muhasabah, dan taubat yang tulus menjadi kunci ketenangan. Hati yang bersih dari iri, dengki, dan kesombongan akan lebih mudah menerima kebaikan. “Orang yang hatinya bersih doanya diijabah,” kata seorang ulama.
  2. Tilawah Al-Qur’an, Obat Jiwa yang Menyembuhkan
    Al-Qur’an bukan hanya pedoman hidup, tapi juga syifa (obat) bagi yang membacanya dengan penuh keimanan. Allah berfirman:              وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَا هُوَ شِفَاۤءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَۙ
  3. “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Isra: 82)Hikmah dari ayat ini menunjukkan bahwa kesembuhan salah satunya berasal dari kedekatan dengan Al-Qur’an, sementara ikhtiar lainnya dapat mengonsumsi madu yang juga disebut sebagai syifa.
  4. Gaya Hidup Sehat Secara Alamiah
    Rasulullah SAW mengajarkan pola hidup sehat, mulai dari tidur siang sebentar (qailulah) hingga menjaga pola makan. “Makanlah sebelum kenyang dan pilihlah yang halal lagi baik,” sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah: 168. Selain itu, berpikir positif adalah kunci. Pikiran buruk hanya akan meracuni hati dan menurunkan sistem imun tubuh.
  5. Terapi Bekam, Warisan Pengobatan Nabi
    Kata bekam berasal dari bahasa Melayu, yang dalam bahasa Jawa disebut cantuk atau kop. Dalam bahasa Arab disebut hijamah, bahasa Inggrisnya adalah Blood Cupping atau bisa juga disebut Cupping Therapy, sementara dalam bahasa Mandarin disebut Pa Hou Kuan. Secara umum di Indonesia dikenal dengan sebutan Bekam. Bekam merupakan suatu metode pengobatan sunnah yang terbukti efektif sejak zaman dahulu. Prosesnya mengeluarkan racun dari tubuh melalui permukaan kulit. Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah hijamah (bekam).” Kini, bekam telah dimodernisasi sehingga aman dan efektif tanpa efek samping.

Penutup
Kesehatan adalah anugerah yang harus dijaga, bukan hanya dengan obat-obatan, tapi juga dengan menjaga keseimbangan antara fisik, pikiran, dan spiritualitas. Sejatinya, manusia yang sehat adalah mereka yang hatinya tenang, pikirannya positif, dan tubuhnya senantiasa terhubung dengan Sang Pencipta. Seperti yang dikatakan seorang bijak, “Hati yang tenang adalah obat terbaik untuk segala penyakit.” (Burhan)

Penulis : Burhan, S.Pd.I

Editor : Rahmat Kurnia Lubis

Berita Terkait

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta
Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh
Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang
UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri
Bukan untuk Pembayaran, Ini Sejarah QR Code yang Berawal dari Industri Otomotif
Slamet Minta BRAN Gerak Cepat, Konflik Agraria Jangan Dibiarkan Berlarut
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selangkah Lagi Jadi UU, Pemerintah Setuju Dibawa ke Paripurna

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:41 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri

Berita Terbaru