Kasus Bunuh Diri di Indonesia Meningkat, DPR: Kesehatan Mental Perlu Diperhatikan

- Penulis

Selasa, 17 Oktober 2023 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bunuh diri karena kesehatan mental

Ilustrasi bunuh diri karena kesehatan mental

RENTAK.ID, JAKARTA — Angka kasus dugaan bunuh diri di Indonesia menunjukkan tren peningkatan.

Pada periode Januari-Juni 2023, POLRI melaporkan bahwa terdapat 663 kasus bunuh diri di Indonesia. Angka tersebut meningkat sebesar 36,4% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2021 (486 kasus).

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Dr Kurniasih Mufidayati mengungkapkan jika perhatian terhadap kesehatan mental perlu ditingkatkan.

Krisis kesehatan mental adalah permasalahan serius yang mempengaruhi banyak individu, keluarga, dan masyarakat. Kurniasih mendorong pentingnya orang yang mengalami krisis kesehatan mental bisa mencari bantuan yang tepat dan juga mudah.

Salah satunya adalah dengan memperbanyak tenaga psikolog yang bertugas di Puskesmas. Selain itu kapasitas Guru Bimbingan Konseling (BK) juga perlu ditingkatkan untuk membantu para siswa yang mengalami krisis kesehatan mental.

“Persoalan kesehatan mental tidak bisa dianggap remeh. Rasio tenaga psikolog dan psikiater kita masih tidak imbang dengan jumlah penduduk. Selain dokter, perlu diperbanyak penempatan psikolog ke Puskesmas-Puskesmas agar masyarakat mudah menjangkau pertolongan,” ujar Kurniasih dalam keterangannya, Selasa (17/10/2023).

Selain itu, bantuan pertolongan krisis kesehatan mental secara online bisa diperluas kanalnya. Jika saat ini sudah marak telemedicine bekerjasama dengan banyak platform swasta, telekonseling juga bisa digalakkan untuk membantu masyarakat lebih mudah menjangkau tenaga psikolog profesional.

“Permudah publik untuk menjangkau misalnya lewat pembuatan telekonseling dengan memperbanyak linenya bisa bekerjasama dengan RS dan universitas utamanya yang memiliki Fakultas Psikologi,” kata Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II ini menerangkan.

Ketua DPP PKS Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga ini juga meminta agar krisis kesehatan mental dijauhkan dari stigma negatif. Banyak kasus gangguan kejiawan masih dianggap aib sehingga di banyak daerah justru dilakukan tindakan pasung.

“Selain menyediakan dukungan kita juga harus menghilangkan stigma terhadap persoalan kesehatan mental ini. Ini keprihatinan kita semua karena berita yang banyak hari ini justru yang melakukan tindakan bunuh diri adalah yang berusia muda sampai anak-anak,” terangnya.

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru