Kasal Resmikan KRI Hampala-880 dan KRI Lumba-Lumba-881, Kapal Perang Produksi Dalam Negeri

- Penulis

Selasa, 17 Desember 2024 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua KRI Hampala-880 dan KRI Lumba-Lumba-881 saat peresmiannya di Dermaga KBT Sunda Kelapa, Jakarta Utara. (dok. dispenal)

Dua KRI Hampala-880 dan KRI Lumba-Lumba-881 saat peresmiannya di Dermaga KBT Sunda Kelapa, Jakarta Utara. (dok. dispenal)

JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali, memimpin prosesi penyerahan dan peresmian dua Kapal Perang PC 60 buatan dalam negeri dari galangan PT. Caputra Mitra Sejati.

Kapal tersebut adalah KRI Hampala-880 dan KRI Lumba-Lumba-881, yang dilaksanakan di Dermaga KBT Sunda Kelapa, Jakarta Utara, pada Selasa (17/12/2024).

Dalam upacara tersebut, turut dikukuhkan dua komandan kapal. Mayor Laut (P) Hariz Sandy Wibowo resmi menjabat sebagai Komandan KRI Hampala-880, sedangkan Letkol Laut (P) Guntur Prastyawan ditetapkan sebagai Komandan KRI Lumba-Lumba-881.

KRI Hampala-880 akan memperkuat Satuan Kapal Patroli Lantamal XI Merauke, sementara KRI Lumba-Lumba-881 bertugas di Satuan Kapal Patroli Lantamal XIII Tarakan.

Kapal PC 60 ini memiliki spesifikasi teknis berupa panjang 61,20 meter, lebar 8,50 meter, dengan kecepatan maksimal 24 knots dan kecepatan jelajah 17 knots. Mesin utamanya menggunakan dua unit MTU 20 V 4000 M 73 L (2050 RPM/3600 KW).

Dengan kelincahan dan kecepatan ini, kapal dapat mendukung berbagai misi, seperti patroli keamanan laut, penegakan hukum, misi SAR, serta operasi infiltrasi dan eksfiltrasi.

Dari segi persenjataan, kapal ini dilengkapi dengan meriam utama kaliber 40 mm Marlin Ilos dan dua mitraliur kaliber 12,7 mm buatan Pindad. Dengan peralatan ini, kapal mampu beroperasi dalam berbagai kondisi medan dan cuaca.

Nama Hampala dan Lumba-Lumba dipilih bukan tanpa alasan. “Nama Hampala melambangkan kekuatan dan ketangguhan, seperti ikan air tawar yang memiliki daya juang tinggi,” jelas Kasal.

“Sedangkan Lumba-Lumba melambangkan kecerdasan, kelincahan, dan kemampuan navigasi yang luar biasa di laut,” tambahnya. Dengan nama tersebut, kedua kapal diharapkan mampu menjalankan tugas menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

Dalam amanatnya, Laksamana Muhammad Ali menegaskan pentingnya modernisasi alutsista TNI AL.

“Pembangunan kapal ini adalah bukti keberhasilan kolaborasi dengan industri pertahanan nasional. Saya berharap galangan kapal dalam negeri terus berinovasi untuk memperkuat kemandirian bangsa dan mengurangi ketergantungan pada produk impor,” tegas Kasal.

Kepada media, Kasal menyatakan optimisme bahwa kedua kapal ini akan bertugas secara optimal.

“Dengan kapal baru ini, kita harapkan penegakan hukum dan penjagaan kedaulatan maritim di wilayah penugasannya dapat berjalan efektif,” ujar beliau.

Upacara ini juga menjadi wujud komitmen TNI AL untuk mendukung Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Dengan memanfaatkan produk dalam negeri, TNI AL tidak hanya mendukung perekonomian nasional, tetapi juga memperkokoh kemandirian bangsa dalam pengadaan alutsista dan meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai suplai global. ***

Berita Terkait

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri
Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah
Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media
WFH Diterapkan, Barantin Tetap Tancap Gas: Ribuan Sertifikat Karantina Terbit Tanpa Hambatan
May Day 2026: Buruh Turun ke DPR, Tolak Seremoni dan Desak UU Ketenagakerjaan Baru

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 08:31 WIB

Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN

Senin, 13 April 2026 - 16:26 WIB

Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri

Senin, 13 April 2026 - 08:21 WIB

Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah

Sabtu, 11 April 2026 - 09:07 WIB

Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB