Kagum Bahasa Indonsia, 135 Diplomat dan Duta Besar dari Berbagai Negara Ikuti Program Belajar

- Penulis

Kamis, 22 Februari 2024 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diplomat sedang belajar bahasa Indonesia

Diplomat sedang belajar bahasa Indonesia

RENTAK,ID- Bahasa Indonesia kian berjaya. Betapa tidak, Sebanyak 134 warga asing dari 50 perwakilan negara sahabat dan organisasi internasional akan mengikuti kegiatan belajar Bahasa Indonesia. Program ini merupakan bentuk fasilitasi bahasa Indonesia untuk para diplomat negara sahabat yang saat ini menjalankan misi di Indonesia, terutama di Jakarta.

Giat belajar Bahasa Indoneaia itu, diglear oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri menyelenggarakan program bahasa Indonesia untuk diplomat negara sahabat pada bulan Maret mendatang.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Aminudin Aziz, mengungkapkan, bahwa program bahasa Indonesia bagi diplomat tersebut merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia.

Dalam pembukaan program yang diselenggarakan di Jakarta pada Selasa, 20 Februari 2024, Aminudin menekankan bahwa dalam program ini, para diplomat dapat mengenal Indonesia secara lebih dalam lagi, tidak hanya tentang bahasa Indonesia, tetapi juga tentang kebudayaan, pariwisata, serta kekayaan Indonesia lainnya. Menurut Aminudin, program bahasa Indonesia ini akan mempererat kolaborasi Indonesia dengan negara sahabat.

Saat ini, bahasa Indonesia telah tersebar di 54 negara, dan pemerintah Indonesia akan menyediakan beasiswa khusus bagi orang asing yang fasih berbahasa Indonesia untuk menjadi tenaga pengajar bahasa Indonesia di negaranya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Duta Besar Siti Nugraha Mauludiah, menyebut beberapa fakta menarik tentang bahasa Indonesia. Wikipidia bahasa Indonesia menempati posisi ke-25 dari 250 wikipedia berbahasa asing di dunia, dan juga peringkat ketiga di Asia setelah bahasa Jepang dan Mandarin. Selain itu, bahasa Indonesia sudah menjadi bahasa resmi di sidang umum UNESCO.

Duta Besar Siti menilai, untuk para diplomat, belajar bahasa Indonesia merupakan keputusan yang sangat bijak. Program ini akan memberikan manfaat yang banyak. Kemahiran berbahasa Indonesia juga sangat penting sebagai jembatan untuk memperkuat serta saling menghormati antara para diplomat dan masyarakat Indonesia.

Pendapat serupa juga diungkapkan oleh Duta Besar Aljazair, Hassane Rabehi, “Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini. Saya pikir bahasa Indonesia sangat penting bagi para diplomat untuk berinteraksi dengan masyarakat lokal. Saya berharap bisa menulis dan berbicara dalam bahasa Indonesia. Terima kasih atas kolaborasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan Kementerian Luar Negeri dalam menyelenggarakan program ini,” katanya, Rabu (21/2/2024).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Duta Besar, seperti Duta Besar Argentina, Gustavo Ricardo Coppa; Duta Besar Armenia, Serob Bejanyan; Duta Besar Belarusia, Raman Ramanouski; Duta Besar Filipina, Gina Alagon Jamoralin; Duta Besar Ukraina, Vasyl Hamianin; dan Duta Besar Kazakhstan, Arnur Tanbay.

Selain pembukaan program, tes penempatan dilaksanakan untuk mengukur pemahaman peserta dalam berbahasa Indonesia. Selanjutnya, para peserta akan mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia dari 4 Maret hingga 30 Agustus 2024 di empat lembaga penyelenggara program BIPA, yaitu Universitas Negeri Jakarta, Universitas Trisakti, Institut Pariwisata Trisakti, dan Lembaga Bahasa LIA.

Selain menjadikan Indonesia lebih dikenal oleh dunia, program pembelajaran Bahasa Indonesia bagi para diplomat negara sahabat juga dapat memperkuat hubungan diplomat dan masyarakat Indonesia serta berkontribusi pada keberhasilan diplomasi luar negeri Indonesia. ***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru