KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, DJKA Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KA Argo Bromo Anggrek dengan relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir anjlok. (dok. rentak.id)

KA Argo Bromo Anggrek dengan relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir anjlok. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menyampaikan keprihatinan atas insiden anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (1/8/2025) pukul 15.47 WIB.

DJKA memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono menyatakan, lima kereta dari rangkaian KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi–Gambir anjlok di emplasemen sekitar Stasiun Pegaden Baru. DJKA langsung berkoordinasi dengan PT KAI (Persero), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan otoritas terkait untuk penanganan cepat.

“Tim Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung bersama PT KAI Daop 3 Cirebon sudah bergerak melakukan evakuasi penumpang dan pemulihan jalur. Kami pastikan tidak ada korban jiwa,” ujar Allan dalam keterangannya, Sabtu (2/8/2025).

Untuk memperlancar penanganan, kereta penolong dari Stasiun Cirebon dan beberapa unit bus disiagakan guna memobilisasi penumpang terdampak. DJKA juga mengerahkan crane dari Depo 2 Bandung dan bantalan khusus untuk mengangkat rangkaian kereta yang terdampak. Pemulihan jalur ditargetkan selesai dalam 8–10 jam.

Allan memastikan investigasi awal penyebab insiden telah dimulai. “Investigasi komprehensif akan kami lakukan bersama PT KAI, KNKT, dan pihak terkait. Hasilnya akan menjadi dasar evaluasi untuk mencegah kejadian serupa,” tegasnya.

Sementara itu, PT KAI melakukan rekayasa pola perjalanan untuk meminimalkan gangguan layanan. DJKA meminta penumpang memantau informasi terkini melalui kanal resmi.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami,” pungkas Allan.

Berita Terkait

Penataan Pulau Penyengat Kian Digenjot, Destinasi Wisata Budaya Melayu di Kepri Makin Tertata
Ikan Sapu-Sapu Sebaiknya Diolah Jadi Pupuk, Bukan Dikubur Hidup-hidup
Penangkapan Udang dengan JHUB di Merauke Diatur Ketat, Ini Penjelasan KKP
Kenaikan Harga Energi Picu Risiko Penyimpangan, FKBI Minta Pengawasan Diperketat
Proyek Rp9,56 Miliar Hampir Rampung, Madrasah di Papua Segera Lebih Layak
AHY Tinjau Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja–Solo, Dorong Pemerataan Pembangunan di DIY
Nusron Wahid Tekankan Pelayanan ATR/BPN Harus Pro Rakyat, Jangan Persulit Masyarakat di Riau
KSPI Apresiasi UU PPRT, Desak Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Lebih Transparan

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 06:46 WIB

Penataan Pulau Penyengat Kian Digenjot, Destinasi Wisata Budaya Melayu di Kepri Makin Tertata

Minggu, 26 April 2026 - 08:47 WIB

Ikan Sapu-Sapu Sebaiknya Diolah Jadi Pupuk, Bukan Dikubur Hidup-hidup

Minggu, 26 April 2026 - 08:33 WIB

Penangkapan Udang dengan JHUB di Merauke Diatur Ketat, Ini Penjelasan KKP

Sabtu, 25 April 2026 - 08:20 WIB

Kenaikan Harga Energi Picu Risiko Penyimpangan, FKBI Minta Pengawasan Diperketat

Sabtu, 25 April 2026 - 07:44 WIB

Proyek Rp9,56 Miliar Hampir Rampung, Madrasah di Papua Segera Lebih Layak

Berita Terbaru