Jerry Nababan Apresiasi OTT KPK, Desak Usut Tuntas Mafia Korupsi di Kemnaker

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jerry Nababan  (dok. rentak.id)

Jerry Nababan (dok. rentak.id)

JAKARTA – Jerry Nababan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Provinsi DKI Jakarta, menyatakan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel.

“Langkah progresif KPK ini adalah oase di tengah kekhawatiran publik akan maraknya praktik korupsi. OTT terhadap pejabat tinggi seperti Wakil Menteri membuktikan bahwa tidak ada yang kebal hukum. Kami dari LAKI DKI Jakarta mendukung penuh tindakan tegas ini,” tegas Jerry Nababan dalam keterangan persnya, Jumat (22/8/2025).

Namun, Jerry menegaskan bahwa penangkapan seorang Wakil Menteri tidak boleh menjadi titik akhir. Ia mendesak agar KPK mengusut tuntas seluruh jaringan yang terlibat dalam kasus ini.

“Wamenaker Noel tidak mungkin bekerja sendirian. Pasti ada lingkaran dalam, baik atasan maupun bawahan, serta pihak dari luar Kemnaker yang membentuk rantai mafia korupsi ini. Kami mendesak KPK untuk membongkar hingga ke akar-akarnya, siapa saja aktor intelektual dan para penerima manfaat dari praktik keji ini,” desaknya.

Jerry juga menyoroti pernyataan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli yang akan melakukan rotasi dan mengganti pejabat yang terlibat. Menurutnya, langkah itu adalah wujud damage control yang baik, tetapi tidak cukup.

“Kebijakan rotasi dan pakta integritas yang disampaikan Menaker adalah langkah preventif yang patut didukung. Namun, kami meminta langkah itu dibarengi dengan audit menyeluruh terhadap semua proses bisnis yang berada di bawah kewenangan Wamenaker Noel. Jangan sampai ganti orang, tetapi sistem yang koruptif tetap dibiarkan berjalan,” papar Jerry.

Jerry Nababan mengingatkan agar kasus ini menjadi momentum bagi Pemerintah untuk melakukan pembersihan besar-besaran di semua lini birokrasi, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang tidak memberi toleransi terhadap korupsi.

“Ini ujian pertama bagi Pak Prabowo untuk membuktikan komitmennya memberantas korupsi. Jangan sampai ada upaya untuk melindungi pihak-pihak tertentu atau mengubur kasus ini. Kami, Laskar Anti Korupsi Indonesia, akan terus mengawal proses hukum ini dan siap memberikan dukungan serta masukan kepada KPK untuk memastikan kasus ini tuntas,” tutup Jerry Nababan.

Penulis : regardo sipiroko

Editor : gardo

Berita Terkait

Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Diduga Bukan Mahasiswa, Azmi Minta Polda Metro Jaya Usut Tuntas
BAP Tambahan F Kembali Tertunda, Kuasa Hukum Siapkan Pengaduan ke Propam
Gugatan Akta Kelahiran Kandas Lagi, Naomi Nahuway Kembali Dimenangkan Pengadilan
KUHP-KUHAP Baru Jadi Tantangan Polisi, Polda Riau Perkuat Kesiapan Penyidik
Habiburokhman Ingatkan Bahaya RUU Perampasan Aset, Jangan Jadi Senjata Politik
Siang Ini Febrie Adriansyah Jalani Sidang Perdana, 38 Aset Tanah Senilai Rp846 Miliar Disita
OTT Oknum Pejabat Perumdam dan Auditor BPK, LAKI Soroti Integritas Pengawasan
Aset Yayasan Cahaya Ilmu Diadukan ke Polres Sragen, Status Suzuki R3 Diminta Diusut

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:07 WIB

Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Diduga Bukan Mahasiswa, Azmi Minta Polda Metro Jaya Usut Tuntas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:48 WIB

BAP Tambahan F Kembali Tertunda, Kuasa Hukum Siapkan Pengaduan ke Propam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Gugatan Akta Kelahiran Kandas Lagi, Naomi Nahuway Kembali Dimenangkan Pengadilan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:23 WIB

KUHP-KUHAP Baru Jadi Tantangan Polisi, Polda Riau Perkuat Kesiapan Penyidik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Habiburokhman Ingatkan Bahaya RUU Perampasan Aset, Jangan Jadi Senjata Politik

Berita Terbaru