Indonesia dan Rusia Perkuat Diplomasi Budaya, Bahas MoU Baru dan Produksi Film Sejarah

- Penulis

Rabu, 16 April 2025 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menbud Fadli Zon, dan Menbud Rusia Olga Lyubimova (dok. rentak.id)

Menbud Fadli Zon, dan Menbud Rusia Olga Lyubimova (dok. rentak.id)

JAKARTA – Dalam suasana penuh kehangatan diplomatik, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dan Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha Djumaryo, menerima kunjungan resmi Menteri Kebudayaan Federasi Rusia, Olga Lyubimova, Senin (15/4/2025), di Jakarta.

Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari agenda kunjungan kenegaraan Rusia usai pertemuan ke-13 Joint Commission on Trade, Economic, and Technical Cooperation.

Hadir mendampingi Menbud Rusia, Kepala Sekretariat Rustam Abiev, Juru Bicara Evgeniy Maruskin, serta jajaran dari Kementerian Kebudayaan RI, termasuk Dirjen Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah Tjahjani Dwirini Retno Astuti.

Pertemuan bilateral ini menjadi titik krusial dalam mempercepat penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) di bidang kebudayaan, yang akan menjadi kerangka resmi kerja sama budaya Indonesia-Rusia ke depan.

“Saya sangat mengapresiasi perayaan 75 tahun hubungan diplomatik antara Rusia dan Indonesia. Sejak 1950, kedua negara telah menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat kerja sama di berbagai bidang, terutama budaya,” ujar Fadli Zon dalam keterangannya,  Rabu  (16/4/2025).

Ia menekankan pentingnya dialog antarbudaya sebagai fondasi menciptakan masyarakat yang damai, inklusif, dan adil.

Hubungan budaya kedua negara sejatinya telah terjalin lewat perjanjian kerja sama yang ditandatangani pada 1998. Kini, pemerintah Indonesia dan Rusia tengah menyusun MoU baru sebagai wujud konkret lanjutan dari kolaborasi lintas budaya tersebut.

“Nota Kesepahaman ini akan memperkuat fondasi kerja sama, sekaligus memajukan pertukaran budaya dan hubungan antarmasyarakat,” ujar Fadli.

Beragam kolaborasi budaya telah digagas dan dijalankan. Baru-baru ini, kedua negara menyelenggarakan pameran foto bertajuk Marine Ships Must Be, serta konser bersama pada Minggu malam (14/4/2025). Di waktu yang akan datang, Indonesia juga tengah menjajaki pelaksanaan acara “Hari Indonesia” di Rusia sebagai bentuk balasan.

Tak hanya itu, inisiatif ambisius seperti produksi film dokumenter berbasis arsip sejarah era 1960-an juga menjadi topik hangat dalam diskusi. “Saya percaya proyek ini bukan sekadar pelestarian narasi sejarah, tapi juga bentuk pengayaan pemahaman budaya antara Indonesia dan Rusia,” ujar Fadli, mengacu pada pertemuan sebelumnya dengan Dubes Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov.

Indonesia dan Rusia juga menyepakati penguatan kerja sama antar institusi kebudayaan, seperti museum dan perpustakaan nasional masing-masing. Menbud Fadli Zon menyebutkan beberapa institusi yang akan dijajaki, seperti Museum State Hermitage dan Galeri State Tretyakov di Rusia.

“Kami berharap dapat memperluas kerja sama dalam bidang museologi, konservasi, praktik kuratorial, lokakarya, hingga riset akademik bersama,” tegasnya.

Dalam bidang perpustakaan, kerja sama juga akan difokuskan pada studi manuskrip dan pelestarian arsip. Salah satu inisiatif yang diusulkan adalah penerjemahan buku terbitan Rusia tahun 1925 yang membahas tokoh pahlawan nasional Indonesia, Tan Malaka, ke dalam Bahasa Indonesia.

“Saya ingin mengusulkan penerjemahan buku tentang Tan Malaka itu, agar generasi muda kita bisa lebih memahami jejak sejarah dari perspektif yang lebih luas,” tutur Fadli.

Penutup yang Penuh Harapan
Mengakhiri pertemuan, Fadli Zon menyampaikan apresiasi kepada Federasi Rusia atas komitmennya mempererat jalinan budaya dengan Indonesia.

“Dalam kesempatan ini saya menyampaikan penghargaan atas dedikasi Yang Mulia. Diskusi hari ini memberi kita banyak ide, dan kami ingin menerjemahkannya menjadi kerja nyata yang bermakna,” pungkasnya. ***

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kebun Hantu Hadir di TIM, Mengungkap “Hantu” yang Tersimpan dalam Tubuh Aktor
Candi Batujaya Karawang Jangan Terbengkalai, DPR Dorong Pengembangan Wisata 3A
Revitalisasi Keraton Surakarta Dimulai, 13 Kawasan Jadi Sasaran Penataan
Restorasi Besar Candi Prambanan Disiapkan, 218 Candi Perwara Masih Runtuh
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok Hanguskan 167 Bangunan, Keris dan Naskah Kuno Ikut Musnah
Fadli Zon Ajak Anak Indonesia Lestarikan Permainan Tradisional di Hari Anak Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Kebun Hantu Hadir di TIM, Mengungkap “Hantu” yang Tersimpan dalam Tubuh Aktor

Senin, 28 September 2026 - 11:16 WIB

Candi Batujaya Karawang Jangan Terbengkalai, DPR Dorong Pengembangan Wisata 3A

Jumat, 25 September 2026 - 14:01 WIB

Revitalisasi Keraton Surakarta Dimulai, 13 Kawasan Jadi Sasaran Penataan

Rabu, 9 September 2026 - 07:51 WIB

Restorasi Besar Candi Prambanan Disiapkan, 218 Candi Perwara Masih Runtuh

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Berita Terbaru