Banyuwangi Art Exhibition 2025 Hadirkan 157 Karya, Lukisan Bupati Ditawar Rp 1 Triliun

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelukis Mohammed Harahap di samping karyanya yang ditawarkan Rp 1 Trilyun dalam pameran seni lukis dan seni rupa di Gedung Juang 45 Banyuwangi (Istimewa)

Pelukis Mohammed Harahap di samping karyanya yang ditawarkan Rp 1 Trilyun dalam pameran seni lukis dan seni rupa di Gedung Juang 45 Banyuwangi (Istimewa)

BANYUWANGI — Banyuwangi Art Exhibition, pameran lukisan dan seni rupa yang digelar Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Banyuwangi, resmi menghadirkan suguhan karya-karya istimewa dari ratusan seniman lokal hingga nasional.

Pameran ini berlangsung selama sepekan, 22–28 Desember 2025, di Gedung Juang 45 Banyuwangi.

Sebanyak 157 karya lukis dan seni rupa dipamerkan dalam ajang yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254 tahun 2025.

Masyarakat dan pengunjung diajak menikmati keindahan sekaligus eksotisme karya para perupa asal Banyuwangi, serta seniman dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Panitia Banyuwangi Art Exhibition, N. Kojin, mengungkapkan pameran ini akan dibuka secara resmi oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Senin malam, 22 Desember 2025.

“Pameran kali ini mengangkat tema Lereme Roso. Harjaba bukan sekadar memamerkan karya seni, tetapi juga mengajak masyarakat menengok ke dalam diri, meredakan rasa, dan menjernihkan jiwa,” ujar Kojin kepada wartawan, Minggu (21/12/2025).

Menurutnya, pameran ini tidak hanya diikuti pelukis dan perupa dari Bumi Blambangan. Sejumlah seniman dari berbagai daerah turut ambil bagian, di antaranya dari Bali, Jember, Mojokerto, Bondowoso, Jakarta, Solo, Yogyakarta, hingga Cilacap.

Bahkan, beberapa pelukis berkaliber nasional dan internasional turut “turun gunung”, seperti Awiki, Mohammed Harahap, serta sederet nama besar lainnya di dunia seni rupa Indonesia.

Mohammed Harahap, pelukis senior nasional yang berdomisili di Banyuwangi, dikenal produktif dengan ribuan karya yang telah memikat kolektor dalam dan luar negeri.

Dalam pameran kali ini, ia menghadirkan karya istimewa berupa lukisan wajah Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Yang membuatnya unik, lukisan tersebut dikolaborasikan dengan lafadz doa yang ditulis oleh lima anak yatim. Karya ini pun ditawarkan dengan nilai fantastis, yakni Rp 1 triliun.

“Jika lukisan ini terjual, seluruh hasilnya akan didonasikan untuk renovasi madrasah di Desa Telemung, Kecamatan Kalipuro, yang rusak parah, sekaligus untuk membantu biaya pendidikan para santrinya,” kata Mohammed.

Sementara itu, Ketua DKB Banyuwangi Hasan Basri menyampaikan apresiasi kepada seluruh 157 seniman lukis dan perupa yang berpartisipasi dalam Banyuwangi Art Exhibition tahun ini.

“Pameran seni rupa ini menjadi agenda rutin DKB sebagai wadah kreativitas seniman Banyuwangi, sekaligus sarana promosi untuk mengenalkan keindahan alam dan budaya Bumi Blambangan melalui media lukisan,” tutup Hasan.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kebun Hantu Hadir di TIM, Mengungkap “Hantu” yang Tersimpan dalam Tubuh Aktor
Candi Batujaya Karawang Jangan Terbengkalai, DPR Dorong Pengembangan Wisata 3A
Revitalisasi Keraton Surakarta Dimulai, 13 Kawasan Jadi Sasaran Penataan
Restorasi Besar Candi Prambanan Disiapkan, 218 Candi Perwara Masih Runtuh
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok Hanguskan 167 Bangunan, Keris dan Naskah Kuno Ikut Musnah
Fadli Zon Ajak Anak Indonesia Lestarikan Permainan Tradisional di Hari Anak Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Kebun Hantu Hadir di TIM, Mengungkap “Hantu” yang Tersimpan dalam Tubuh Aktor

Senin, 28 September 2026 - 11:16 WIB

Candi Batujaya Karawang Jangan Terbengkalai, DPR Dorong Pengembangan Wisata 3A

Jumat, 25 September 2026 - 14:01 WIB

Revitalisasi Keraton Surakarta Dimulai, 13 Kawasan Jadi Sasaran Penataan

Rabu, 9 September 2026 - 07:51 WIB

Restorasi Besar Candi Prambanan Disiapkan, 218 Candi Perwara Masih Runtuh

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Berita Terbaru