Harga Emas Hari Ini 6 Agustus 2026 Naik, Antam Rp2,735 Juta, UBS dan Galeri 24 Kompak Melonjak, Perak Cetak Rekor

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas (foto. masterimportir)

Emas (foto. masterimportir)

JAKARTA – Harga logam mulia melanjutkan reli pada perdagangan Kamis (6/8/2026). Tidak hanya di pasar global, kenaikan juga terjadi di dalam negeri dengan seluruh produk emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penguatan.

Di saat yang sama, harga perak murni PT Aneka Tambang Tbk (Antam) ikut melonjak hingga menyentuh level tertinggi baru.

Kenaikan harga emas domestik mengikuti tren pasar internasional yang terus menguat selama empat hari berturut-turut. Pelemahan dolar Amerika Serikat, turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS, serta meningkatnya optimisme terhadap perkembangan geopolitik di Timur Tengah menjadi faktor utama yang mendorong minat investor terhadap aset safe haven.

Di Galeri 24 Pegadaian, seluruh produk logam mulia mengalami kenaikan harga. Emas Galeri 24 ukuran 1 gram kini dipasarkan seharga Rp2.588.000, naik dari Rp2.566.000 pada perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp2.735.000, meningkat dari Rp2.708.000 per gram sehari sebelumnya.

Lonjakan paling besar terjadi pada emas UBS. Untuk ukuran 1 gram, harganya kini mencapai Rp2.645.000, melonjak dari Rp2.578.000 per gram.

Adapun emas Antam Mulia Retro ukuran 1 gram juga mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp2.657.000, dibandingkan harga sebelumnya yang berada di level Rp2.590.000.

Tak hanya emas, harga perak murni Antam juga melanjutkan tren positif. Berdasarkan data Logam Mulia, harga perak naik Rp300 menjadi Rp41.950 per gram pada Kamis (6/8/2026), setelah sehari sebelumnya lebih dulu menguat tajam.

Untuk produk perak murni ukuran 250 gram, harga dasar ditetapkan sebesar Rp10.887.500, atau Rp12.085.125 setelah dikenakan PPN 11%.

Sedangkan perak murni ukuran 500 gram dijual dengan harga dasar Rp20.975.000, dan menjadi Rp23.282.250 setelah pajak.

Pada varian Heritage, perak Antam ukuran 31,1 gram dipasarkan dengan harga dasar Rp1.852.428 atau Rp2.056.195 setelah PPN. Sementara Heritage ukuran 186,6 gram dibanderol Rp9.993.166 sebelum pajak, atau Rp11.092.414 setelah PPN 11%.

Penguatan harga logam mulia di dalam negeri sejalan dengan pergerakan pasar internasional. Harga emas spot dunia naik 1 persen menjadi US$4.285,69 per ons troi, level tertinggi sejak 18 Juni 2026. Sementara kontrak emas berjangka AS menguat 0,9 persen ke posisi US$4.345,50 per ons troi.

Harga perak spot dunia juga naik 0,4 persen menjadi US$62,34 per ons troi. Di sisi lain, platinum menguat 0,8 persen menjadi US$1.750,15 per ons troi, sedangkan paladium naik 1 persen ke level US$1.377 per ons troi.

Reli harga emas dipicu pelemahan indeks dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun. Kondisi tersebut membuat emas menjadi lebih menarik karena biaya peluang untuk memegang aset tanpa bunga menjadi lebih rendah.

Sentimen positif juga datang dari perkembangan diplomasi di Timur Tengah. Pasar merespons optimistis pembicaraan antara Iran dan Oman yang diharapkan dapat membuka jalan bagi berakhirnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang telah berlangsung selama lima bulan.

Menurut laporan Reuters yang mengutip sumber senior Iran dan pejabat regional, rancangan kesepakatan memberi Teheran kendali lebih besar terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Harapan tercapainya kesepakatan tersebut turut meredakan ketidakpastian geopolitik.

Perkembangan itu membuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve pada September 2026 menurun. Peluang kenaikan suku bunga kini diperkirakan sekitar 55 persen, lebih rendah dibandingkan 67 persen dua hari sebelumnya.

Meski demikian, Gubernur Federal Reserve Lisa Cook menyatakan bank sentral AS masih membuka peluang menaikkan suku bunga apabila inflasi tetap tinggi.

Pelaku pasar kini menantikan data ketenagakerjaan Amerika Serikat, khususnya laporan nonfarm payrolls Juli 2026 yang dijadwalkan rilis pada Jumat (7/8/2026). Sebelumnya, laporan ADP menunjukkan penambahan tenaga kerja swasta hanya 44.000 pada Juli, turun dibandingkan 95.000 pada Juni setelah revisi, sehingga memperkuat ekspektasi perlambatan ekonomi AS.

Kombinasi pelemahan dolar, turunnya imbal hasil obligasi, serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi global diperkirakan masih akan menjadi penopang utama pergerakan harga emas dan perak dalam jangka pendek.

Penulis : dafri jh

Editor : ami

Berita Terkait

Ekspor Perikanan Indonesia Tembus USD 3 Miliar, Produk RI Masuk 152 Negara
BULOG Gandeng TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima
339,5 Kg Lobster Budi Daya Batam Laku di Singapura, KKP Bidik Jawa
BULOG Perluas Distribusi Beras Premium ke Ritel Modern, Pasokan Disiapkan 75 Ribu Ton per Bula
Turun ke Pasar, BULOG Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali
BULOG Punya Stok 4,9 Juta Ton, Beras Siap Digelontorkan untuk Jaga Harga Sesuai HET
Harga Emas Antam Hari Ini 4 September 2026: Berpotensi Turun ke Rp2,6 Juta, tapi Bisa Naik Lagi
Bantuan Pangan Beras Dipercepat, BULOG Salurkan 30 Kg untuk Warga di Papua dan Maluku

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:52 WIB

Ekspor Perikanan Indonesia Tembus USD 3 Miliar, Produk RI Masuk 152 Negara

Jumat, 11 September 2026 - 10:14 WIB

BULOG Gandeng TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima

Jumat, 11 September 2026 - 09:39 WIB

339,5 Kg Lobster Budi Daya Batam Laku di Singapura, KKP Bidik Jawa

Rabu, 9 September 2026 - 07:29 WIB

BULOG Perluas Distribusi Beras Premium ke Ritel Modern, Pasokan Disiapkan 75 Ribu Ton per Bula

Sabtu, 5 September 2026 - 22:21 WIB

Turun ke Pasar, BULOG Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali

Berita Terbaru