Harga Cabai Merah Diisukan Sangat Pedas di Beberapa Pasar di Medan, Wali Kota Langsung Pantau , Begini Katanya

- Penulis

Rabu, 5 Maret 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Cabai Merah Diisukan Sangat Pedas di Beberapa Pasar di Medan, Wali Kota Langsung Pantau , Begini Katanya. (Hunas Pemko Medan)

Harga Cabai Merah Diisukan Sangat Pedas di Beberapa Pasar di Medan, Wali Kota Langsung Pantau , Begini Katanya. (Hunas Pemko Medan)

RENTAK.ID – Isu Lonjakan harga cabai merah di sejumlah titik di Kota Medan membuat masyarakat cemas menjelang bulan Ramadhan.

Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung ke Pasar Petisah, Rabu (5/3/2025) pagi, untuk memastikan kestabilan harga bahan pokok.

Dalam pantauan yang dilakukan, harga cabai merah di pasar ini justru mengalami penurunan. Namun, Rico Waas menegaskan bahwa rumor kenaikan ekstrem di beberapa lokasi harus segera diatasi.

“Saya mendapat laporan ada lonjakan harga cabai merah yang cukup tinggi di beberapa wilayah. Ini harus segera kita cek, terutama dari sisi pasokan. Jangan sampai ada permainan harga,” ujar Rico Waas.

Selain cabai merah, harga cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih juga menunjukkan tren kenaikan. Kondisi ini menjadi perhatian khusus karena bahan pangan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat saat Ramadhan.

Dalam dialog dengan para pedagang, Wali Kota juga menampung keluhan terkait fasilitas pasar. Minimnya pencahayaan dan blower yang tidak berfungsi membuat suasana di basement pasar terasa gerah.

“Saya merasakan sendiri, sangat gerah. Kondisi ini tidak nyaman bagi pedagang maupun pembeli. Meski belum bisa kita lakukan pembenahan besar, pembersihan rutin harus segera dijalankan,” katanya.

Di sisi lain, Rico Waas juga menyoroti banyaknya kios kosong di lantai dua dan tiga Pasar Petisah pasca pandemi.

Ia meminta Dinas Koperasi UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan untuk memberikan pelatihan digitalisasi bagi para pedagang agar bisa memasarkan dagangan secara online.

“Kita dorong para pedagang agar melek digital. Dengan begitu, pasar tradisional bisa bersaing dan tidak hanya bergantung pada pembeli yang datang langsung,” tegasnya.

Melalui pemantauan ini, Pemko Medan berkomitmen menjaga stabilitas harga bahan pokok dan meningkatkan kesejahteraan pedagang tradisional di tengah tantangan ekonomi.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalani ibadah puasa.***

Editor : Ayham

Sumber Berita: Humas Pemko Medan

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya
Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi
Tebar Kepedulian di Padurenan, 234 SC Mustika Jaya Perkuat Semangat Gotong Royong
Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Produk UMKM Sulit Tembus Pasar Global? Barantin dan Kemendag Siapkan Langkah Ini
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Tebar Kepedulian di Padurenan, 234 SC Mustika Jaya Perkuat Semangat Gotong Royong

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Berita Terbaru