Going Concern Sritex Ditolak, Perusahaan Resmi Berhenti Operasi

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buruh Sritex pun bersedih dinyatakan tak produksi lagi. (ilustrasi. chatgpt)

Buruh Sritex pun bersedih dinyatakan tak produksi lagi. (ilustrasi. chatgpt)

JAKARTA – Rapat Kreditur terkait kepailitan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) kembali digelar di Pengadilan Niaga Semarang pada Jumat (28/2/2025).

Dalam rapat keempat ini, tim kurator membacakan laporan hasil pertemuan dengan para debitor serta membahas langkah-langkah selanjutnya dalam proses kepailitan perusahaan.

Direktur Utama Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto, menyatakan pihaknya menghormati keputusan rapat kreditur meskipun hasilnya tidak sesuai dengan harapan manajemen.

“Kami menaati hukum dan putusan rapat hari ini. Meskipun hasilnya tidak sesuai dengan kata hati kami yang ingin perusahaan ini tetap berjalan sehingga karyawan bisa tetap bekerja,” ujar Iwan.

Ia juga menegaskan bahwa manajemen akan terus berkomunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar proses kepailitan berjalan dengan lancar.

“Kami siap berkomunikasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait untuk menyelesaikan proses kepailitan ini dengan baik,” lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, kreditur sepakat membentuk panitia kreditur untuk menjamin transparansi dalam pemberesan aset pailit Sritex.

Terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dialami karyawan, Iwan menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kepentingan mereka agar hak-haknya terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Selanjutnya, saya akan terus berkomunikasi dengan kurator, Kementerian Ketenagakerjaan, dan pihak-pihak terkait agar hak-hak karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja dapat dipenuhi, termasuk proses pencairan JKP (Jaminan Kehilangan Pekerjaan),” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Iwan berharap agar siapapun yang akan mengelola Sritex di masa depan dapat memberikan kesejahteraan lebih besar bagi masyarakat Sukoharjo dan Jawa Tengah. ***

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Pantau Langsung di Bekasi, BULOG Pastikan Bantuan Pangan Presiden Tepat Sasaran dan Diserbu Warga
Ratusan Ternak Impor Masuk, Barantin Pastikan Bebas Penyakit Berbahaya
Pantau Pasar Jakarta, BULOG Pastikan Minyakita Cukup dan Harga Terkendali
Cegah Pangan Berbahaya, BPOM Rilis Aturan Baru Cemaran Mikroba
Stok Beras Aman di Tengah Ancaman El Nino, BULOG Pastikan Ketahanan Pangan Terjaga
BULOG Genjot Bantuan Pangan di Lombok Utara, Puluhan Ribu Warga Jadi Sasaran
Pelaporan SPT Tembus 10,7 Juta, DJP Dorong Wajib Pajak Segera Aktifkan Coretax
Panen Raya Ngawi Digenjot, BULOG Kejar Target 4 Juta Ton demi Swasembada Pangan 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 14:27 WIB

Pantau Langsung di Bekasi, BULOG Pastikan Bantuan Pangan Presiden Tepat Sasaran dan Diserbu Warga

Rabu, 15 April 2026 - 11:08 WIB

Ratusan Ternak Impor Masuk, Barantin Pastikan Bebas Penyakit Berbahaya

Selasa, 14 April 2026 - 18:59 WIB

Pantau Pasar Jakarta, BULOG Pastikan Minyakita Cukup dan Harga Terkendali

Selasa, 14 April 2026 - 09:45 WIB

Cegah Pangan Berbahaya, BPOM Rilis Aturan Baru Cemaran Mikroba

Jumat, 10 April 2026 - 08:09 WIB

Stok Beras Aman di Tengah Ancaman El Nino, BULOG Pastikan Ketahanan Pangan Terjaga

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB