LOMBOK UTARA – Upaya menjaga ketahanan pangan terus diperkuat. Perum BULOG mempercepat penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat di Desa Gili Indah dan Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, guna memastikan pasokan tetap stabil dan terjangkau.
Langkah percepatan ini dilakukan dengan turun langsung ke lapangan oleh Direktur Pemasaran Perum BULOG, Feby Novita, bersama Wakil Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil NTB, Rizal P. Sukmaadijaya. Kehadiran keduanya bertujuan memastikan distribusi berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Dalam program tersebut, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari–Maret. Penyaluran dilakukan langsung kepada masyarakat, disertai proses pendataan dan verifikasi guna menjamin akurasi penerima.
Di sela kegiatan, Feby juga berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya.
“Perum BULOG berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan. Kami ingin bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Feby Novita, Rabu (8/4/2026).
Ia menegaskan, stok pangan di wilayah Nusa Tenggara Barat saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung kelancaran distribusi bantuan.
“Penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Lombok Utara ditujukan kepada 58.996 penerima. Hingga saat ini, distribusi telah terealisasi di Kecamatan Bayan sebanyak 14.736 penerima dan Kecamatan Pemenang sebanyak 8.950 penerima. Sementara itu, untuk Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Tanjung ditargetkan selesai dalam minggu ini,” jelasnya.
Pelaksanaan program ini turut melibatkan aparat desa dan berbagai pemangku kepentingan setempat, menciptakan sinergi antara BULOG dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan.
Melalui percepatan distribusi ini, Perum BULOG kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Penulis : lazir
Editor : ameri













