DPR: Isu BLBI dan Saham BCA Bisa Ganggu Iklim Investasi Nasional

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung BCA (foto. bca)

Gedung BCA (foto. bca)

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Tommy Kurniawan, mengingatkan agar isu lama seperti skandal BLBI tidak kembali diangkat dengan mengaitkan bank swasta, termasuk BCA.

Ia menilai wacana pengambilalihan saham BCA oleh pemerintah justru berpotensi menimbulkan kegaduhan dan merusak iklim investasi yang sedang tumbuh positif.

“Realisasi investasi Indonesia mencapai Rp465,2 triliun, tumbuh 15,9 persen dibanding periode sebelumnya. Iklim investasi kita sedang bagus di tengah ketidakpastian global. Karena itu, jangan ada pernyataan yang membuat gaduh, apalagi soal perbankan,” ujar Tommy Kurniawan, Rabu (20/8/2025).

Tommy, yang akrab disapa Tomkur, menegaskan bahwa pengamat sebaiknya tidak asal melontarkan wacana lama seperti BLBI yang sudah ditangani pemerintah bersama pemegang saham terkait.

“Pernyataan agar pemerintah mengambil alih saham BCA perlu dipertanyakan maksud dan tujuannya. Itu justru bisa mengganggu stabilitas keuangan nasional,” tegasnya.

Legislator asal Jawa Barat V ini menekankan, saat ini yang dibutuhkan Indonesia adalah menjaga kepercayaan investor dan stabilitas ekonomi, bukan menghidupkan kembali isu lama yang hanya meresahkan publik.

“Pemerintah tentu sudah memahami duduk persoalan BLBI. Fokus kita sekarang adalah menjaga pertumbuhan ekonomi, bukan menambah kekhawatiran masyarakat, nasabah, maupun investor,” pungkas Tomkur.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Berita Terbaru